Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Si Bisu Gugur | Puisi-Puisi Muhammad Walid

WhatsApp Image 2026-05-22 at 15.05.13 (1)
Penulis adalah Muhammad Walid, Seorang Guru di SMK Darul Ulum SLP Pamekasan, Madura.

Editor:

Si bisu gugur

Angin awal kemarau datang

menyerbu daun-daun tua

yang renta lalu berguguran

meski bertahan di sisa tenaga

 

Layu dan kering: terlepas

pasrah pada angin

di mana tanah mengeras

ia sampah tak diingin

 

Kehendak tak lagi bernafas

asa daun kini telah fana

si bisu gugur terhempas

namun batinku yang terluka

Taman pasir

Gemuruh menerjang karang

di pantai damai nan permai

bagaimana akan aku terjang

gelombang yang bukan rinai

 

Biarlah hati membatu

menjaga tenteram pesisir

meski ombak gerus waktu

taman pasir enggan berakhir

 

Akankah tepi laut ini kuat

menghalau debur setiap waktu

ataukah ia akan terjerat

tersapu badai yang menderu

 

Kini aku mau bagaimana

bibir pantai mulai terkikis

gelora samudra mengena

maka waktu akan menulis

Luka takdir

malam menuju akhir

kala kutulis luka takdir

cintamu tiada berakhir

meski hati kita getir

 

luka rindu diiris sembilu

menyayat rasa di kalbu

ketika kutahu bahwa aku

permata hati pertamamu

 

alur asmara di hati kita

hanya sebatas umur senja

dihapus oleh gelap gulita

sebelum kita saling mesra

 

bagaikan lampu temaram

sisa rindu di waktu senja

setitik cahaya saat malam

jadi penerang kala gulana

tak perlu menyesali malam

yang hapus indahnya senja

ini sudah hukum semesta

ujung senja berakhir kelam

 

menghunjam dalam rasa

luka takdir pada kita

tapi acap kali kita nikmati

tengah malam yang sepi

*Penulis adalah Muhammad Walid, Guru SMK Darul Ulum SLP Pamekasan, Madura.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store