Dewi Arimbi Soeharto Resmi Pimpin WPP, Siapkan Modernisasi Gerakan Perempuan PPP

Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Banten — Arus pergerakan politik kaum perempuan di Indonesia kini resmi memasuki babak baru yang sarat dengan determinasi dan visi masa depan. Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 1 Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) yang dihelat dengan khidmat di Hotel Le Semar, Banten, pada Sabtu (18/7/2026), Hj. Dewi Arimbi Soeharto Alamsjah secara resmi disahkan sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) WPP. Sosok yang dikenal luas sebagai putri dari Pahlawan Nasional DR. R. Soeharto serta menantu dari tokoh nasional Alamsjah Ratu Perwira Negara ini kini dipercaya untuk memegang tongkat komando tertinggi organisasi sayap perempuan Partai Persatuan Pembangunan tersebut.
Konsolidasi Organisasi dan Diskusi Wawasan Kebangsaan
Rangkaian agenda besar ini telah dimulai sejak Jumat (17/7/2026), yang dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, didampingi oleh Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah. Kehadiran para elite partai dalam momen bersejarah ini, termasuk tokoh-tokoh seperti Jabbar Idris, Imam Fauzan, dan Ermalena Muslim, semakin mempertegas dukungan struktural bagi kepengurusan yang baru.
Sebelum memasuki agenda inti pengesahan, rangkaian Rapimnas diawali dengan sarasehan yang menghadirkan narasumber kredibel, yaitu Komisioner KPU Betty Epsilon, Perwakilan Perludem Titi Anggraini, Duta Besar Indonesia untuk Kuwait, Lena Mukti, Tokoh perempuan PPP Ermalena Muslim.
Semangat “WPP untuk Harmoni Kejayaan PPP”
Rapimnas 1 WPP kali ini mengusung tema besar *”WPP untuk Harmoni Kejayaan PPP”*. Tema ini mengandung makna filosofis yang mendalam bahwa partisipasi kaum perempuan di PPP sangat krusial dan bukan sekadar angka. Lebih dari sekadar memenuhi kuota 30% keterwakilan perempuan, WPP yang memiliki jaringan luas dari Sabang hingga Merauke ditegaskan sebagai kekuatan nyata yang vital bagi keberhasilan partai.
Dalam forum yang dihadiri secara fisik oleh 30 Pimpinan Wilayah (PW) WPP se-Indonesia ini, berbagai rekomendasi dan pernyataan sikap organisasi telah dirumuskan. Dalam pidato sambutannya, Ketua Umum terpilih, Hj. Dewi Arimbi Soeharto, dengan tegas menyerukan pentingnya kesolidan dan semangat untuk terus maju demi meraih kejayaan PPP, khususnya dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2029 mendatang.
Eksistensi Perempuan sebagai Arsitek Ketahanan Nasional
Kepemimpinan Hj. Dewi Arimbi Soeharto mendapatkan legitimasi yang kuat dari jajaran pimpinan pusat partai. Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, dalam pidato politiknya menekankan bahwa peran kepemimpinan perempuan dalam WPP harus mampu menyentuh aspek-aspek fundamental kebangsaan secara nyata, tidak hanya berbasis wacana.
“Perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menopang ketahanan nasional,” tegas Mardiono di hadapan para kader. Ia memberikan instruksi tegas agar kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi terstruktur untuk mengintegrasikan potensi politik kaum perempuan dari tingkat pusat hingga ke akar rumput (grassroots), guna memperkokoh basis elektoral partai secara menyeluruh.
Apresiasi Eksekutif dan Agenda Modernisasi ke Depan
Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, selaku tuan rumah, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap suksesi ini. Ia menilai kepemimpinan yang adaptif dan visioner dari sosok Dewi Arimbi merupakan magnet kuat yang sangat dibutuhkan untuk menggerakkan dinamika politik modern saat ini.
Pasca-pengesahan ini, Hj. Dewi Arimbi Soeharto kini memegang kendali penuh untuk mengeksekusi berbagai agenda pembaruan. Prioritas yang telah dipersiapkan meliputi modernisasi sistem kaderisasi berbasis kompetensi, penguatan literasi politik bagi generasi muda, serta perluasan jejaring konstituen perempuan lintas sektor di seluruh penjuru Nusantara. Melalui kepemimpinannya yang berorientasi pada hasil, WPP kini siap melangkah sebagai pilar utama kebangkitan politik yang inklusif di Indonesia.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
