OJK Dorong Perbankan Cirebon Raya Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif

Jurnalis: Nurhidayat
Kabar Baru, Cirebon – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri perbankan di Cirebon Raya memperkuat fungsi intermediasi melalui peningkatan pembiayaan sektor produktif dan UMKM guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, Dian Ediana Rae, dalam Sarasehan Industri Perbankan di Kantor OJK Cirebon, Jumat (17/7/2026). Kegiatan dihadiri pimpinan bank umum, bank syariah, BPR, BPRS, serta pelaku industri jasa keuangan dari wilayah Ciayumajakuning.
Dian menegaskan, keberhasilan industri perbankan tidak hanya diukur dari pertumbuhan aset dan laba, tetapi juga dari kontribusinya terhadap perekonomian melalui penyaluran kredit yang sehat, berkualitas, dan tepat sasaran.

“Perbankan merupakan penggerak aktivitas ekonomi. Ketika fungsi intermediasi berjalan optimal, UMKM berkembang, lapangan kerja tercipta, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Menurut Dian, perbankan juga harus terus memperkuat prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, integritas, serta inovasi agar tetap dipercaya masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan pembiayaan pembangunan.
Ia mengajak seluruh perbankan memahami karakteristik ekonomi daerah sehingga pembiayaan dapat difokuskan pada sektor unggulan yang mampu memberikan dampak lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sarasehan tersebut juga menjadi forum dialog antara OJK dan industri perbankan untuk membahas penguatan fungsi intermediasi, transformasi digital, penguatan BPR, tata kelola, manajemen risiko, pelindungan konsumen, literasi dan inklusi keuangan, serta perluasan akses pembiayaan bagi sektor produktif.
Hingga Triwulan I 2026, industri perbankan di Cirebon Raya tercatat tetap berada dalam kondisi sehat. Penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) terus tumbuh dengan dukungan permodalan yang kuat dan kualitas aset yang terjaga.
Plh. Kepala OJK Jawa Barat Rianti Dwiyani mengatakan OJK akan terus memperkuat kemitraan dengan industri perbankan melalui komunikasi yang terbuka, pembinaan berkelanjutan, dan pengawasan yang adaptif guna meningkatkan kapasitas pembiayaan bagi masyarakat dan dunia usaha.

Sementara itu, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menegaskan penguatan industri perbankan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Menurutnya, OJK akan terus menjadi mitra strategis perbankan dalam memperkuat pembiayaan sektor produktif, mendorong UMKM naik kelas, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Dian Ediana Rae juga berdialog dengan jajaran OJK Cirebon dan mengapresiasi dedikasi para pegawai. Ia mendorong seluruh insan OJK untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat kolaborasi dalam mengawal sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berdaya saing. (*)
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
