Sorak Betawi Condet Meriahkan HUT Jakarta, Generasi Muda Bergerak Bersama

Editor: Bahiyyah Azzahra
Kabar Baru, Jakarta – Menjelang pelaksanaan Sorak Betawi Condet yang akan berlangsung pada 20–21 Juni 2026, berbagai persiapan terus dilakukan untuk memastikan festival budaya ini menjadi ruang kolaborasi yang mampu menghidupkan kembali semangat budaya Betawi di tengah masyarakat. Bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta, Sorak Betawi Condet hadir bukan hanya sebagai sebuah festival, tetapi juga sebagai gerakan budaya yang melibatkan generasi muda, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga identitas Jakarta sebagai kota yang kaya akan warisan budaya.
Sebagai bagian dari persiapan menuju acara utama, tim Sorak Betawi Condet bersama Balai Budaya Condet telah melaksanakan dua kegiatan pre-event yang berfokus pada edukasi budaya dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pertama, Ngabimbing Pade-Pade di SMK PGRI 28 Jakarta, menjadi langkah awal untuk mengajak generasi muda lebih dekat dengan budaya Betawi melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan kehidupan mereka saat ini.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal berbagai nilai budaya Betawi sekaligus memahami bagaimana budaya dapat dikemas menjadi konten digital yang menarik. Melalui diskusi interaktif dan tantangan pembuatan konten kreatif, para peserta diberikan kesempatan untuk mengekspresikan pandangan mereka terhadap budaya Betawi melalui media yang akrab dengan generasi muda. Antusiasme para siswa menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki daya tarik ketika disampaikan dengan pendekatan yang lebih dekat dan partisipatif.
Rangkaian persiapan kemudian dilanjutkan melalui kegiatan Ngumpul Ngabimbing Pade-Pade di Kelurahan Balekambang yang melibatkan masyarakat, anggota PKK, Pokdarwis Kampung Condet, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah tersebut. Melalui pelatihan pengelolaan media sosial, pembuatan konten digital, hingga workshop editing sederhana, peserta diberikan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana promosi budaya dan potensi wisata lokal.
Kedua kegiatan pre-event tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun keterlibatan masyarakat sebelum pelaksanaan acara utama. Tidak hanya memberikan pemahaman mengenai budaya Betawi, program ini juga mendorong peserta untuk menjadi bagian dari gerakan pelestarian budaya melalui kreativitas dan pemanfaatan media digital.
Semangat kolaborasi yang terbangun selama kegiatan pre-event mencerminkan tujuan utama Sorak Betawi Condet, yaitu menghadirkan budaya sebagai pengalaman yang dapat dirasakan, dipelajari, dan dihidupkan bersama. Melalui keterlibatan generasi muda dan masyarakat, budaya Betawi tidak lagi dipandang sebagai warisan masa lalu semata, tetapi sebagai identitas yang terus berkembang mengikuti perubahan zaman.
Puncak rangkaian kegiatan akan berlangsung pada 20–21 Juni 2026 di Balai Budaya Condet, menghadirkan berbagai program menarik seperti Ngoceh Betawi, kelas tari dan musik tradisional, workshop kuliner khas Betawi, pertunjukan Palang Pintu, Lenong, Tari Betawi, hingga kolaborasi Gambang Kromong dengan DJ Set modern. Festival ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antara tradisi dan kreativitas yang mampu memperkenalkan budaya Betawi kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Memasuki usia ke-499 tahun, Jakarta terus berkembang sebagai kota metropolitan yang modern dan dinamis. Namun, di tengah pesatnya perkembangan tersebut, budaya Betawi tetap menjadi bagian penting dari identitas kota yang perlu dijaga bersama. Melalui Sorak Betawi Condet, masyarakat diajak untuk merayakan ulang tahun Jakarta tidak hanya dengan melihat kemajuan kotanya, tetapi juga dengan mengapresiasi akar budaya yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Jakarta hingga hari ini.
Dari ruang kelas di SMK PGRI 28 hingga balai pertemuan di Kelurahan Balekambang, semangat budaya Betawi telah mulai tumbuh dan menyebar. Kini, menuju puncak perayaan pada 20–21 Juni 2026, Sorak Betawi Condet siap menjadi wadah yang mempertemukan masyarakat, budaya, dan kreativitas dalam satu perayaan yang penuh makna. Dari Condet untuk Jakarta, budaya Betawi kembali bersuara, menyambut usia baru ibu kota dengan kebanggaan akan warisan budayanya.
Penulis: Dandy Desar Farrel Dipasena – LSPR Institute of Communication and Business
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
