Rektor UTM Pantau Pelaksanaan UTBK 2026, Sediakan Doorprize hingga Penginapan Gratis bagi Peserta

Jurnalis: Khotibul Umam
Kabar Baru, Bangkalan — Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Prof. Dr. Safi, bersama jajaran rektorat dan panitia melakukan monitoring langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 di lingkungan kampus, guna memastikan seluruh proses berjalan lancar dan sesuai ketentuan.
Dalam keterangannya, Rektor menegaskan bahwa UTM pada pelaksanaan UTBK kali ini hanya berperan sebagai lokasi ujian, bukan sebagai pilihan kampus tujuan peserta. Artinya, para peserta yang mengikuti UTBK di UTM belum tentu memilih UTM sebagai tempat kuliah, melainkan hanya karena faktor kedekatan lokasi ujian.
“Bisa jadi pilihan program studinya bukan di UTM, kampusnya juga di tempat lain. Mereka memilih UTM sebagai lokasi UTBK karena lebih dekat,” jelasnya.
Tercatat sebanyak 2.827 peserta jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) mengikuti UTBK di UTM. Para peserta berasal dari 17 provinsi dan 72 kabupaten/kota di Indonesia, dengan dominasi dari Jawa Timur, khususnya Kabupaten Bangkalan, Sampang, Sumenep, dan Pamekasan. Selain itu, terdapat pula peserta dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan hingga Jakarta. Bahkan, satu peserta tercatat berasal dari Papua.
Untuk mendukung pelaksanaan ujian, UTM menyiapkan 9 ruang ujian dengan total 254 unit komputer, terdiri dari 200 unit utama dan 54 unit cadangan. Panitia juga menegaskan larangan keras terhadap praktik kecurangan seperti penggunaan joki maupun menyontek, yang dapat berujung pada diskualifikasi peserta.
“Semua berjalan sesuai aturan. Jika ada pelanggaran, konsekuensinya jelas, yakni diskualifikasi,” tegas Rektor.
Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang memilih UTM sebagai lokasi ujian, panitia menyediakan doorprize berupa suvenir kampus. Setiap sesi dan setiap ruangan akan dipilih satu peserta secara acak untuk menerima hadiah tersebut.
Tak hanya itu, UTM juga menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan maksimal dengan menyediakan fasilitas penginapan gratis di asrama mahasiswa bagi peserta yang datang dari luar daerah, termasuk orang tua atau wali yang mendampingi.
“Ini bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan peserta merasa aman dan nyaman, terutama yang datang dari jauh,” imbuhnya.
Selama pelaksanaan UTBK, panitia mencatat seluruh rangkaian ujian berjalan lancar. Meski sempat terjadi insiden kecil, seperti peserta yang mengalami gangguan kesehatan akibat belum sarapan, panitia sigap memberikan penanganan hingga peserta dapat kembali mengikuti ujian.
UTM sendiri telah tujuh kali dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan UTBK. Pada pelaksanaan tahun ini, tidak ditemukan adanya pelanggaran baik dari peserta maupun panitia.
“Alhamdulillah sejauh ini berjalan lancar. Semoga sampai hari terakhir semua tetap aman dan sukses,” pungkas Rektor.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

