Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Diduga Ilegal, Polres Rohul Amankan 5.000 Bungkus Rokok Luffman. Mengapa Konferensi Pers Dinilai Lamban?

amankan lima ribu bungkus atau 10 Kotak Rokok merek Luffman warna merah diduga Ilega.

Jurnalis:

Rokan Hulu-Polres Rokan Hulu bergerak Cepat amankan lima ribu bungkus atau 10 Kotak Rokok merek Luffman warna merah diduga Ilegal, Selasa (03/12/2024) sekira pukul 11.30 WIB.

Pihak Polres Rohul mengungkapkan masalah ini pada konferensi pers di Mapolres Rohul bersama sejumlah wartawan pada Jumat (27/12/2024, 24 hari setelah pengamanan dilakukan.

Jasa Penerbitan Buku

Menurut penjelasan Kapolres Rohul AKBP Budi Setiono SIK.MH didampingi Kanit 2 Sat Reskrim Ipda Ipda Abdau Wardiyoso dan Kanit 3 Reskrim Ipda Refli Setiawan, kronologis penangkapan berawal dari informasi masayarakat pada Selasa (03/12/2024), dengan maraknya peredaran rokok tanpa mencantumkan proses Kesehatan di Pasir Pengaraian.

Menindak lanjuti informasi ini, Polres Rokan Hulu bergerak cepat. Malam hari sekira pukul 23.30 WIB Satreskrim Polres Rohul melakukan penyelidikan ke Toko 2 (Zahra) dijalan Diponegoro Kelurahan Pasir Pengaraian dengan menjumpai pemilik Toko yang berinisial MN.

Saat itu petugas menemukan didalam Tokonya rokok Luffman berwarna merah sebanyak 10 kotak. Karena rokok tersebut tidak mencantumkan kesehatan, Polres Rohul lalu melakukan pengamanan.

Setelah dilakukan penyidikan, Polres Rohul menemukan dua alat bukti dan selanjutnya menetapkan MN sebagai tersangka untuk proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan sebanyak 10 kotak yang berisikan 5.000 bungkus Rokok Luffman warna merah.

,”Pelaku dengan sengaja mengedarkan ditengah tengah Masyarakat umum Produk tembakau jenis Rokok yang tidak mencantumkan peringatan Kesehatan,pelaku diancam dengan pasal 437 pasal (1) junto pasal 150 ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan,” tutup Kapolres.

Gerak cepat pihak Polres mengungkap kasus ini dan mengamankan tersangka MN, patut diacungi jempol. Cuma ada yang terasa janggal dengan lamanya pihak Polres Rohul mengungkap kasus ini secara resmi melalui konferensi pers.

Menurut pengamatan wartawan, kasus ini diamankan pada tanggal 3 Desember 2024, tapi konferensi pers baru dilakukan pada 27 Desember 2024, atau 24 hari setelah pihak Polres mengamankan kasus ini.

Wartawan media ini lalu melakukan konfirmasi melalui saluran Whatsaap mengenai apa penyebab lamanya konferensi pers masalah rokok illegal ini dilakukan setelah 24 hari pengamanan. Selain itu masih itu banyak kedai yang menjual rokok Lukman merah yang juga diduga illegal.

Sayangnya Kapolres Rohul AKBP Budi Setiono SIK MH belum memberikan jawabannya hingga berita ini dinaikkan.(Rahmad)

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store