UNJ Dorong Pendidikan Kebencanaan melalui Integrasi Simulasi Bencana dalam Pembelajaran Geografi

Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Jakarta – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta menggelar kegiatan pengabdian yang bekerjasama dengan Guru MGMP Geografi DKI Jakarta. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 22 Mei 2026 yang bertempat di SMA Saint Peter Jakarta.
Sebanyak 89 guru hadir dalam kegiatan workshop “Peningkatan Kompetensi Guru Geografi Berbasis Kebencanaan untuk Pembelajaran Inovatif di DKI Jakarta”. Sesi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si dengan materi “Upaya peningkatan kesiapsiagaan guru terhadap bencana banjir rob di Jakarta”. Sesi kedua disampaikan oleh Della Ayu Lestari, S.Si., M.Si dengan materi “Penguatan kompetensi guru dalam integrasi data spasial kebencanaan pada pembelajaran geografi”. Sesi ketiga disampaikan oleh Hikari Dwi Saputro, S.Pd., M.Pd dengan materi “Pendampingan penyusunan skenario simulasi bencana terintegrasi pembelajaran geografi”.
Tim pengabdian sesi ketiga yang terdiri atas Hikari Dwi Saputro, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Cahyadi Setiawan, S.Si., M.Si., dan Sony Nugratama Hijrawadi, S.Pd., M.Si membahas urgensi simulasi bencana dalam pembelajaran geografi. Pentingnya simulasi bencana di sekolah dilatarbelakangi oleh kondisi Jakarta yang memiliki multirisiko bencana. Bencana yang mengancam wilayah DKI Jakarta meliputi, banjir, banjir rob, gempa bumi, tsunami, longsor, hingga kebakaran. Selain itu, sekolah menjadi ruang strategis untuk mempersiapkan siswa sebagai agent of change dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini. Pendidikan kebencanaan di sekolah selaras dengan program strategis Kemendikdasmen, yaitu Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang didalamnya meliputi pendidikan pra bencana, saat situasi darurat, dan pasca bencana. Terdapat 3 pilar dalam SPAB, yaitu fasilitas sekolah aman (Pilar 1), manajemen bencana di sekolah (Pilar 2), serta pendidikan pencegahan & pengurangan risiko bencana (Pilar 3). Ketiga pilar tersebut bertujuan untuk mereduksi risiko serta memastikan sekolah yang berada pada wilayah rawan bencana siap merespon situasi darurat dengan cepat dan baik.
Simulasi bencana sangat erat kaitannya dengan pembelajaran geografi, terutama pada materi mitigasi bencana alam serta materi perubahan iklim, kebencanaan, dan lingkungan hidup. Pelaksanaan simulasi bencana di sekolah diawali dengan mengidentifikasi risiko bencana, menyusun alur simulasi, menentukan pembagian peran warga sekolah, hingga evaluasi simulasi. Simulasi merupakan salah satu bentuk mitigasi non-struktural yang sangat penting untuk mencegah kerugian finansial, korban, serta kerusakan insfrastruktur akibat bencana. Oleh karena itu, materi kebencanaan diharapkan tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga melalui praktik nyata. Simulasi merupakan latihan yang dirancang seperti saat keadaan darurat bencana sehingga siswa dapat memahami instruksi keselamatan, mengenali jalur evakuasi, titik kumpul, serta melakukan prosedur evakuasi. Dengan demikian, simulasi bencana tidak hanya menjadi kegiatan praktik semata, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah, khususnya siswa.
Guru MGMP Geografi DKI Jakarta sangat antusias mengikuti kegiatan workshop ini dan berharap akan menjadi kegiatan rutin kedepannya. Mereka juga menyampaikan bahwa materi dari masing-masing narasumber sangat bermanfaat sebagai suplemen materi yang mencerminkan kondisi aktual ancaman bencana di wilayah DKI Jakarta. Melalui kegiatan ini, Dosen Rumpun Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan kebencanaan di satuan pendidikan yang terintegrasikan dalam pembelajaran geografi di SMA. Kolaborasi antara perguruan tinggi dengan MGMP Geografi DKI Jakarta diharapkan menjadi ruang pengembangan profesional guru secara berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat pembelajaran geografi yang responsif terhadap persoalan wilayah serta kebencanaan.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Seedbacklink

