Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Kadisdik Jabar Pantau Langsung SPMB di Purwakarta, Integritas Jadi Pesan Utama

IMG_20260525_220610
Kadisdik Jabar tinjau langsung hari pertama SPMB Sekolah Maung 2026 di SMAN 1 Purwakarta.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung Tahun 2026 resmi dimulai, Senin (25/5/2026). Untuk memastikan seluruh proses berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, meninjau langsung pelaksanaan SPMB di SMAN 1 Purwakarta.

Dalam kunjungannya, Purwanto memantau kesiapan layanan informasi bagi calon murid baru dan orang tua, kesiapan panitia, hingga sistem koordinasi antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan penerimaan murid baru.

Menurutnya, SPMB Sekolah Maung 2026 menjadi momentum penting untuk menghadirkan sistem penerimaan peserta didik yang profesional, akuntabel, dan berintegritas di lingkungan pendidikan Jawa Barat.

“Kami ingin memastikan pelaksanaan SPMB Sekolah Maung tahun ini berjalan baik, tertib, transparan, dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Semua sekolah harus mengedepankan integritas dalam setiap proses penerimaan murid baru,” ujar Purwanto.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas. Karena itu, seluruh tahapan pelaksanaan SPMB harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Purwanto juga mengingatkan seluruh panitia agar menjalankan amanah pelaksanaan SPMB dengan penuh tanggung jawab dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai prinsip integritas.

“Pesan utama dari Pak Gubernur adalah pengelolaan SPMB harus dijalankan dengan integritas yang tinggi. Jangan sampai ada hal-hal yang mencederai asas integritas tersebut,” katanya.

Selain itu, ia turut mengecek kesiapan sekolah dalam menerima calon murid baru, mulai dari kesiapan petugas pelayanan, sarana dan prasarana pendukung, hingga kesiapan sistem aplikasi yang digunakan selama proses pendaftaran.

“Pantauan kami, sekolah sudah cukup siap menerima calon murid baru. Memang masih ada proses penyempurnaan aplikasi karena saat ini masih dalam tahap pemeliharaan dan perbaikan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Purwakarta, H. Sidik Tamsil, mengatakan pelaksanaan hari pertama SPMB berjalan lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, sebagian besar masyarakat yang datang masih sebatas mencari informasi terkait mekanisme pendaftaran, khususnya jalur non-akademik.

“Untuk hari pertama, pendaftar yang datang masih didominasi masyarakat yang menanyakan tata cara pendaftaran. Karena Tes Kemampuan Akademik (TKA) baru dibuka Selasa, jadi belum banyak yang melakukan verifikasi berkas,” ujar H. Sidik.

Ia menjelaskan, dari sisi sistem aplikasi dan distribusi kuota tidak ditemukan kendala berarti. Distribusi kuota berdasarkan jalur penerimaan pun sudah dapat diakses dengan baik.

“Alhamdulillah distribusi kuota berdasarkan jalur sudah bisa berjalan. Kendala server juga belum muncul karena pendaftar yang datang masih belum terlalu banyak,” katanya.

Meski demikian, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan SPMB Sekolah Maung 2026 dinilai cukup tinggi. Hal itu terlihat dari tingginya respons masyarakat di media sosial sekolah maupun calon siswa dari sejumlah SMP yang mulai mempersiapkan diri untuk mendaftar.

“Kalau melihat respons di media sosial SMAN 1 Purwakarta, antusias masyarakat cukup tinggi. Banyak yang sudah bertanya terkait pemilihan sekolah dan proses pendaftaran,” jelasnya.

Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, pihak sekolah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan pendaftar, di antaranya dengan menambah durasi pelayanan serta memperkuat jumlah personel panitia.

“Kami menekankan kepada seluruh panitia untuk bekerja sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi integritas. Ketika pendaftar membludak, layanan prima harus tetap berjalan. Bahkan saat jam istirahat, petugas tetap disiagakan agar masyarakat tetap terlayani,” tutur H. Sidik.

Pihak sekolah berharap pelaksanaan SPMB Sekolah Maung 2026 dapat berjalan lancar hingga selesai serta mampu menjaring peserta didik yang berprestasi dan memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Kami berharap siswa yang diterima benar-benar sesuai dengan prestasi dan potensi yang dimiliki, sehingga sekolah dapat lebih optimal mengawal cita-cita mereka, khususnya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri,” pungkasnya. ***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store