Kabarbaru Foundation Bersama PMII UNIBA Madura Ajak Warga Sumenep Jaga Lingkungan

Jurnalis: Khotibul Umam
Kabar Baru, Madura – Pengurus Komisariat PK PMII UNIBA Madura resmi berkolaborasi dengan media digital Kabarbaru dalam menggelar dialog interaktif di Aula Bappeda Sumenep.
Forum bertajuk Sumenep di Ujung Tanduk: Meretas Solusi dari Konflik Sumber Daya, Krisis Air, hingga Bisnis Racun ini menjadi bukti nyata sinergi antara gerakan mahasiswa dan pers dalam mengawal isu-isu kerakyatan.
Diskusi ini sengaja membuka ruang publik untuk membedah ancaman krisis lingkungan, carut-marut tata kelola pembangunan, hingga masa depan ekosistem di Kabupaten Sumenep.
Kolaborasi ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak yang hadir, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep Anwar Syahroni Yusuf dan peneliti Oleolang Institute Moh Roychan Fajar.
Sebagai mitra strategis, Kabarbaru.co menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi media layanan informasi berita, tetapi juga sebagai ruang amplifikasi bagi gagasan-gagasan kritis pemuda Madura demi perbaikan daerah.
Kampanye Kabarbaru Untuk Jurnalisme Hijau
Dalam kesempatan tersebut, Redaktur Pelaksana Kabarbaru, Nurisul Anwar, menyampaikan sambutan penting mengenai alasan di balik kolaborasi ini.
Ia menekankan pentingnya pers berpihak pada kelestarian lingkungan dan ruang hidup masyarakat.
“Kolaborasi antara Kabarbaru dan PMII UNIBA Madura ini merupakan langkah konkret perusahaan Media dan Organisasi dalam mengawal isu-isu lingkungan yang kian kritis di Madura, khususnya Sumenep. Kami di redaksi melihat bahwa media memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan panggung seluas-luasnya bagi gagasan pemuda dan mahasiswa,” ujar Nurisul Anwar.
“Isu galian C ilegal, krisis air, hingga pencemaran lingkungan tidak boleh luput dari perhatian publik. Melalui forum ini, kami berharap Jurnalisme Hijau yang kami usung dapat menjadi jembatan agar rekomendasi kritis dari rekan-rekan PMII didengar langsung oleh para pemangku kebijakan dan menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat,” Sambungnya.
PMII Ajak Warga Sumenep Jaga Lingkungan
Ketua Komisariat PMII UNIBA Madura, Tijanuz Zaman, menyatakan bahwa tantangan yang membayangi Kabupaten Sumenep saat ini sudah menyentuh aspek keselamatan warga dan keberlanjutan alam.
Ia menyoroti maraknya galian C ilegal, ancaman banjir tahunan, hingga belum memadainya tata kelola infrastruktur di daerah.
Sinergi bersama media massa seperti Kabarbaru diharapkan mampu memperkuat tekanan publik agar pemerintah daerah tidak menutup mata.
“Persoalan yang terjadi hari ini sangat kompleks. Karena itu, hari ini kita duduk bersama dengan pemangku kebijakan dan berbagai pihak untuk mendiskusikan serta melahirkan rekomendasi pemikiran yang nantinya dapat diterapkan dan berdampak bagi masyarakat,” tegas Tijanuz Zaman.
DLH Sumenep Siap Bersinergi
Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengapresiasi inisiatif kolaboratif yang digagas oleh PMII dan Kabarbaru.
Menurut Anwar, pemerintah daerah membutuhkan masukan kritis dan sinergi dari elemen kepemudaan serta media untuk memperkuat program pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pihak DLH Sumenep menyatakan siap menindaklanjuti butir-butir gagasan dan rekomendasi dari forum ini, terutama yang berkaitan dengan penguatan program penghijauan dan pembenahan tata kelola lingkungan di Sumenep.
PMII UNIBA Madura bersama Kabarbaru.co berkomitmen akan terus mengawal hasil dialog ini hingga menjadi kebijakan nyata di lapangan.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
