Bone Bolango Dorong Digitalisasi Layanan Kependudukan Masyarakat

Jurnalis: Rianto
Kabar Baru, Gorontalo –Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) gencar meningkatkan mutu pelayanan dokumen kependudukan dengan mengikuti perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat luas.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Disdukcapil Bone Bolango, Bapak Oktavianus Rahman, S.Pd., M.Si, pada acara forum konsultasi publik bertema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dokumen Kependudukan Menuju Bone Bolango Juara”, yang diadakan Kamis (26/02/2026) di Naffil Caffe dan Resto. Acara tersebut berfungsi sebagai ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait pelayanan yang diberikan Disdukcapil, mulai dari aspek yang perlu diperbaiki, ditingkatkan, hingga dipertahankan.
Menurut Bapak Oktavianus, seluruh produk layanan Disdukcapil—seperti pembuatan KTP, KIA, SIM, pendaftaran BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, hingga pembukaan rekening—sangat erat kaitannya dengan data pribadi masyarakat. Oleh karena itu, pelayanan harus mampu menjangkau semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok yang rentan dan penyandang disabilitas.
“Kami berkomitmen memastikan layanan benar-benar menjangkau masyarakat, terutama mereka yang mungkin merasa kurang percaya diri atau mengalami kesulitan dalam mengurus urusan administrasi,” ujarnya. Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan kunjungan langsung ke daerah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, tanpa dikenakan biaya tambahan.
Selain itu, Disdukcapil Bone Bolango sedang mengembangkan sistem penilaian layanan secara digital. Nantinya masyarakat dapat memberikan penilaian terhadap layanan yang telah diterima, menggantikan survei manual yang selama ini digunakan. Langkah ini selaras dengan upaya digitalisasi pelayanan, yang memungkinkan sebagian besar dokumen dapat dicetak sendiri oleh masyarakat di rumah setelah proses pengurusan secara daring.
Bapak Oktavianus menekankan bahwa digitalisasi sangat penting mengingat generasi muda—mulai dari milenial, Gen Z, hingga generasi Alfa—lebih memilih layanan yang cepat dan efisien. Dengan penerapan sistem IPPR (Integrated Population Registration and Reporting), masyarakat kini hanya perlu mencetak secara fisik dokumen seperti KTP dan KIA, sedangkan layanan lainnya dapat diakses melalui platform digital.
“Tujuan kami tidak hanya memelihara kualitas layanan yang sudah baik, tetapi juga terus meningkatkan agar selaras dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat,” jelas Bapak Oktavianus.
Acara forum ini semakin menguatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk terus menyempurnakan layanan kependudukan, menjadikannya lebih inklusif, efisien, dan sesuai dengan perkembangan zaman bagi seluruh warga.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

