Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Kasus Kematian Tragis Anak di Sukabumi Memanas, Pengacara Kondang dan DPR RI Turun Tangan

Acong Latif, Pengacara Kondang dan Rieke Diah Pitaloka, Anggota DPR RI Komisi XIII
Acong Latif, Pengacara Kondang dan Rieke Diah Pitaloka, Anggota DPR RI Komisi XIII.

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Kasus kematian tragis Nizam Syafei (13), remaja asal Sukabumi yang sebelumnya viral karena diduga dianiaya ibu tirinya, Teni Ridha, kembali memanas. Perkembangan terbaru mengindikasikan adanya dugaan pelaku lain dalam peristiwa tersebut.

Sorotan publik menguat setelah anggota DPR RI Komisi XIII yang membidangi isu hukum dan HAM, Rieke Diah Pitaloka, mengunggah pernyataan menyentuh di akun media sosialnya.

“Nizam, Nak sayang, nggak apa, nggak ada yang perlu ditakutkan lagi, bilang sama Ambu siapa sebenarnya pelaku. Insya Allah kebenaran tidak akan bisa disalahkan. Al-Fatihah untukmu sayang,” tulis Rieke dalam unggahannya.

Unggahan tersebut memicu spekulasi publik bahwa terdapat fakta lain yang belum terungkap dalam kasus kematian anak di Sukabumi tersebut.

Pengacara Acong Latif: “Teni Ridha Adalah Korban”

Di sisi lain, pengacara kondang Acong Latif yang dikenal kerap menangani perkara besar, termasuk perkara pidana, menyatakan bahwa Teni Ridha bukan pelaku sebagaimana yang sempat beredar di ruang publik.

Dalam sejumlah pernyataan di media dan akun Instagram pribadinya, Acong menegaskan kliennya justru merupakan korban dari konstruksi kasus yang dinilai janggal.

“Teni Ridha adalah korban dan kami akan bongkar siapa pelaku sebenarnya,” tegas Acong.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya diminta menjadi kuasa hukum Teni Ridha karena menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses penanganan perkara. Menurutnya, terdapat indikasi bahwa pelaku sebenarnya belum terungkap secara terang.

“Saya melihat ada hal-hal yang tidak sinkron sejak awal. Kami akan membuka fakta yang sebenarnya melalui jalur hukum,” ujarnya.

DPR RI Siap Kawal Secara Hukum dan Politik

Rieke Diah Pitaloka juga menyatakan komitmennya untuk mengawal kasus ini, baik melalui jalur hukum maupun pendekatan politik dan sosial. Ia menegaskan pentingnya memastikan keadilan bagi korban serta mencegah terjadinya salah tuduh dalam penegakan hukum.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk pengawasan terhadap proses hukum agar berjalan transparan dan akuntabel, mengingat kasus ini telah menyita perhatian publik secara luas.

Publik Menanti Kejelasan

Kasus kematian Nizam Syafei sebelumnya viral di media sosial dengan dugaan penganiayaan yang mengarah kepada ibu tirinya. Namun, dengan munculnya pernyataan dari kuasa hukum dan anggota DPR RI, arah kasus kini memasuki babak baru.

Publik pun menantikan hasil penyelidikan lanjutan dari aparat penegak hukum untuk memastikan siapa pelaku sebenarnya di balik kematian tragis anak tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru yang disebut-sebut akan membuka fakta baru dalam kasus ini.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store