Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

PKK Desa Sumita Gianyar Perkuat GELATIK Kurangi Sampah Plastik Rumah Tangga

WhatsApp Image 2026-07-10 at 20.46.56
Tim Pengabdian Universitas Udayana bersama PKK Desa Sumita menggelorakan GELATIK untuk mengurangi sampah plastik.

Jurnalis:

Kabar Baru, Gianyar – Ibu-ibu PKK Desa Sumita, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, kompak turun langsung menjaga lingkungan. Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanankan oleh Tim Dosen Fakultas Hukum Universitas Udayana, mereka mengikuti sosialisasi bertema “Penguatan Pemahaman Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Memperoleh Lingkungan Hidup yang Sehat dengan Gerakan Ibu Belanja Tanpa Plastik (GELATIK). Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Minggu, 5 Juli 2026 bertempat di Aula Kantor Desa Sumita dan diikuti oleh seluruh anggota PKK Desa Sumita.

Hadir sebagai pemateri, tim dosen pengabdi yang diketuai oleh Ni Wayan Ella Apryani, SH., MH., menekankan bahwa setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, sebagaimana dijamin dalam Pasal 28H UUD 1945 dan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Memiliki lingkungan bersih itu hak kita. Tapi di balik hak itu ada kewajiban. Salah satunya adalah mengurangi sampah plastik dari rumah tangga. Karena 60% sampah di Gianyar berasal dari dapur dan pasar, untuk itu ibu-ibu mempunyai peran yang sangat penting dalam merubah kebiasaan untuk mengurangi sampah plastik” ujar pemateri dalam kegiatan tersebut.

Untuk mewujudkan kewajiban tersebut, PKK Desa Sumita berkomitmen dengan GELATIK – Gerakan Ibu Belanja Tanpa Plastik. Gerakan ini mengajak ibu-ibu untuk membawa tas belanja sendiri, rantang, dan botol minum saat berbelanja ke pasar tradisional maupun warung untuk mengurangi timbulan sampah plastik di rumah tangga.

Ketua PKK Desa Sumita menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan ini. “Kami ibu-ibu adalah garda terdepan pengelola sampah rumah tangga. Dengan GELATIK, kita tidak hanya menjaga kebersihan desa, tapi juga ikut menjalankan kewajiban kita sebagai warga negara untuk melestarikan lingkungan demi anak cucu, meskipun terkesan sederhana namun GELATIK ini perlu komitmen untuk merubah kebiasaan” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan tidak hanya berupa sosialisasi. Acara juga diisi dengan pembagian tas belanja yang berisi tulisan “GELATIK (Gerakan Ibu Belanja Tanpa Plastik)” oleh tim pengabdian yang dapat digunakan ketika berbelanja di pasar, swalayan ataupun warung sekaligus sebagai media kampanye agar dapat mengajak ibu-ibu yang lain turut melaksanakan GELATIK secara meluas.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang didukung penuh dari segi pendanaan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) Universitas Udayana melalui skema Program Udayana Mengabdi (PUM), dimana akademisi FH UNUD hadir untuk menguatkan pemahaman masyarakat dalam hal hak dan kewajiban memperoleh lingkungan hidup yang sehat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman ibu-ibu PKK tentang hak atas lingkungan sehat semakin kuat, sekaligus tumbuh kesadaran kolektif untuk mengubah kebiasaan sehari-hari. Langkah kecil dari dapur diharapkan mampu memberi dampak besar bagi pengurangan sampah plastik di Kabupaten Gianyar.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store