Ribuan Jamaah Padati Haul Akbar Astah K. Khotib Bungbaruh Bersama Dua Ulama Kondang Madura

Jurnalis: Agung Wahyudi
Kabar Baru, Pamekasan – Ribuan jamaah dari berbagai pelosok Bungbaruh dan sekitarnya memadati area utama Pengajian Umum dalam rangka memperingati Haul Akbar Astah K. Khotib yang digelar di Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.
Acara keagamaan yang berlangsung dengan sangat khidmat ini menghadirkan dua ulama kondang asal Madura, yaitu KH. Kholil Yasin dan KH. Musleh Adnan.
Antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak pagi hari. Gelombang jamaah berpakaian serba putih terus berdatangan hingga meluber ke jalan-jalan sekitar. Rangkaian acara dibuka resmi dengan pembacaan tawasul, dilanjutkan dengan dzikir bersama, pembacaan surat Yasin, tahlil, serta do’a bersama.
Suasana religius langsung terasa kental saat ribuan suara jamaah bergemuruh mengagungkan nama Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Sesi tausiyah pertama dimulai oleh KH. Kholil Yasin. Dengan gaya dakwahnya yang tegas, lugas, dan blak-blakan, beliau berhasil membakar semangat para jamaah yang hadir.
Dalam ceramahnya, KH. Kholil Yasin menekankan pentingnya konsistensi dalam beribadah, menjaga kejujuran dalam mencari nafkah, serta kewajiban berbakti kepada kedua orang tua. Beliau juga mengingatkan umat agar bijak bersosial media dan menjauhi penyakit hati seperti iri dan dengki yang dapat merusak pahala amal ibadah.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah kedua yang disampaikan oleh KH. Musleh Adnan. Mengimbangi ketegasan penceramah sebelumnya, KH. Musleh Adnan menyampaikan materi dengan pembawaan yang tenang, sistematis, dan diselingi humor cerdas khas Madura.
Beliau mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak perjuangan almarhum K. Khotib dalam merawat iman. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat serta membentengi generasi muda dengan fondasi agama di tengah tantangan zaman modern.
Secara keseluruhan, acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi solid antara panitia pelaksana, Pemerintah Desa Bungbaruh, serta pengamanan dari petugas.
Selain menjadi syiar keagamaan dan sarana mempererat silaturahmi, haul akbar ini juga membawa berkah ekonomi bagi warga setempat lewat ramainya pedagang kaki lima di sekitar lokasi. Pengajian umum ini akhirnya ditutup dengan pembacaan doa bersama untuk keberkahan dan keselamatan umat.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Seedbacklink

