UNJ Tingkatkan Literasi Kelautan Siswa SDN Ciganjur 02 Melalui Program “Sahabat Laut Cilik”

Jurnalis: Wafil M
Kabar Baru, Jakarta Selatan – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sahabat Laut Cilik: Literasi Lingkungan Pesisir dan Laut Berbasis Cerita Visual bagi Siswa-Siswi SDN Ciganjur 02 Jagakarsa, Jakarta Selatan” sebagai upaya menanamkan literasi kelautan sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) ini dipimpin oleh Lia Kusumawati, S.Si., M.Eng. bersama tim dosen dan mahasiswa UNJ. Program tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas VI SDN Ciganjur 02 Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pemilihan peserta didasarkan pada pertimbangan bahwa mereka berada pada jenjang akhir pendidikan sekolah dasar sebelum memasuki pendidikan menengah, sehingga diharapkan memiliki bekal pengetahuan yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga lingkungan.
Tim PKM terdiri atas Lia Kusumawati, S.Si., M.Eng. selaku ketua, dengan anggota Filya Rizky Lestari, S.T., M.Han., Hikari Dwi Saputro, S.Pd., M.Pd., Aida Makbullah, Orcita Fitriani Putri, Aulia Rahma Utami, Glen Farrell Sinuraya, Bagas Arya Prayoga, dan Annida Putri Lestari.
Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat literasi masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal jauh dari kawasan pesisir, terhadap pentingnya ekosistem laut dan wilayah pesisir. Padahal, laut memiliki peran strategis sebagai penopang kehidupan, mulai dari menjaga keseimbangan ekosistem, menyediakan sumber pangan, hingga menjadi penyangga perekonomian Indonesia sebagai negara kepulauan. Oleh sebab itu, nilai-nilai kepedulian terhadap laut perlu diperkenalkan sejak dini melalui metode pembelajaran yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik anak-anak.
Sebagai media pembelajaran utama, Tim PKM mengembangkan komik edukatif berjudul “Sahabat Laut Cilik”. Komik tersebut menyajikan cerita mengenai lingkungan pesisir dan laut, keanekaragaman biota laut, serta pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut melalui ilustrasi yang menarik dan alur cerita yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar.
Materi dalam komik kemudian disampaikan melalui metode storytelling yang diperankan langsung oleh mahasiswa Universitas Negeri Jakarta. Pendekatan ini dipilih untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan komunikatif. Melalui penyajian cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, para siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat secara aktif dalam mengikuti alur cerita sehingga pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan pesisir dan laut dapat dipahami dengan lebih baik.
Ketua Tim PKM, Lia Kusumawati, S.Si., M.Eng., menjelaskan bahwa penggunaan media visual merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap materi pembelajaran.
“Kami memilih pendekatan cerita visual karena anak-anak sekolah dasar lebih mudah memahami materi yang disampaikan melalui gambar dan cerita. Melalui komik Sahabat Laut Cilik, kami ingin mengenalkan pentingnya ekosistem pesisir dan laut. Meskipun mereka tinggal jauh dari wilayah pesisir, kami berharap mereka memiliki pemahaman yang baik tentang kelautan sebagai bagian dari literasi masa depan. Harapannya, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian dan turut menjaga keberlanjutan laut Indonesia,” ujar Lia Kusumawati.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SDN Ciganjur 02 Jagakarsa, Tuti Anita, S.Si., menyampaikan rasa terima kasih atas pelaksanaan program yang dinilai memberikan manfaat besar bagi peserta didik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta yang telah melaksanakan kegiatan Sahabat Laut Cilik di SDN Ciganjur 02 Jagakarsa. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi anak-anak, khususnya dalam menambah wawasan mengenai laut, biota laut, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut,” ungkap Tuti Anita.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi storytelling, diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, serta pendampingan membaca komik bersama siswa kelas VI. Keterlibatan mahasiswa sebagai pemeran dalam sesi storytelling berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih hidup sekaligus mendorong partisipasi aktif para siswa selama kegiatan berlangsung.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang rangkaian kegiatan. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis cerita visual mampu meningkatkan minat belajar sekaligus memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan pesisir dan laut.
Melalui program “Sahabat Laut Cilik”, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta berharap literasi kelautan tidak hanya menjadi pengetahuan semata, tetapi juga menjadi fondasi dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Edukasi sejak usia dini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kelestarian laut merupakan tanggung jawab bersama, terlepas dari apakah seseorang tinggal di wilayah pesisir maupun di daerah perkotaan.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
