Pengabdian & Akademis: Gelar Seminar Society 5.0, Prodi Ilmu Pemerintahan UM Sorong Implementasikan Tugas dari Dosen Fauziah Saragih

Jurnalis: Latief
Kabar Baru, Sorong – Mahasiswa Program Studi Perencanaan Penyusunan Anggaran sukses menggelar seminar edukasi bertajuk “Demokrasi dan Literasi Digital di Era Society 5.0” di Pondok Pesantren Alam Inspirasi, Kota Sorong. Kegiatan ini merupakan bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) yang dilaksanakan di bawah bimbingan dosen pengampu, Fauziah Saragih.
Seminar tersebut diikuti oleh para santri dan pemuda dengan tujuan meningkatkan pemahaman mengenai demokrasi, literasi digital, serta pemanfaatan teknologi secara bijak di tengah pesatnya perkembangan era Society 5.0.
Pada sesi pertama, Abdul Hasan tampil sebagai pemateri dengan membawakan materi bertajuk “Demokrasi dalam Genggaman”. Ia menjelaskan bahwa kemajuan teknologi telah mengubah cara masyarakat berpartisipasi dalam proses demokrasi. Menurutnya, generasi muda harus mampu memanfaatkan perangkat digital secara cerdas untuk memperoleh informasi yang akurat, menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, serta menangkal penyebaran hoaks dan disinformasi.
“Teknologi memberikan ruang yang luas bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam demokrasi. Namun, ruang tersebut harus dimanfaatkan secara bijak dengan tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab,” ujarnya.
Memasuki sesi kedua, Redita menyampaikan materi “Transformasi Melalui Media Digital – Etika Bermedia Sosial”. Dalam paparannya, ia mengajak peserta menjadi pengguna media sosial yang kritis sekaligus pengawas partisipatif terhadap berbagai informasi yang beredar di ruang digital.
Ia juga menyoroti dampak media sosial terhadap kondisi finansial masyarakat, khususnya kalangan muda. Menurutnya, kebiasaan melakukan top up permainan daring secara berlebihan serta perilaku konsumtif melalui platform belanja digital seperti Shopee dan TikTok Shop sering kali membuat seseorang kehilangan kendali dalam mengelola keuangan.
“Literasi digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana mengendalikan perilaku konsumsi agar tidak mengganggu perencanaan keuangan pribadi,” jelasnya.
Sementara itu, sesi penutup menghadirkan materi “Langkah Aksi Generasi Muda – Masa Depan di Tangan Anda”. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk menjadi generasi yang mampu menciptakan perubahan positif melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemateri menekankan bahwa generasi muda tidak boleh hanya menjadi konsumen informasi dan teknologi, tetapi juga harus mampu menjadi pelopor perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.
Dosen pengampu, Fauziah Saragih, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga mendorong mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang dipelajari kepada masyarakat.
Menurutnya, melalui seminar tersebut mahasiswa memperoleh pengalaman dalam merancang, menyusun anggaran, mengelola kegiatan, hingga menyampaikan edukasi kepada masyarakat secara langsung.
“Melalui kegiatan ini kami berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu perencanaan penyusunan anggaran dalam kegiatan nyata sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran berdemokrasi di Kota Sorong,” kata Fauziah.
Seminar berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta menyampaikan berbagai pertanyaan seputar tantangan penggunaan media digital, etika bermedia sosial, hingga pentingnya menjaga kesehatan finansial di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
