Mahasiswa Akuntansi UPN Jatim Ajarkan Literasi Finansial bagi Siswa SD

Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Surabaya – Mahasiswa Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan edukasi literasi finansial bertajuk “Smart Spending for Gen Alpha: Belajar Membedakan Antara Kebutuhan dan Keinginan pada Pelajar SDN Kalijudan I/239” pada Kamis (21/05/2026) di SDN Kalijudan I/239 Surabaya. Kegiatan yang diikuti oleh 20 siswa kelas IV-D ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan dalam penggunaan uang saku sehari-hari serta membentuk kebiasaan hidup hemat dan bertanggung jawab sejak usia dini.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi digital dan media sosial yang semakin memengaruhi pola konsumsi anak-anak Generasi Alpha. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara sederhana yang dilakukan tim mahasiswa, masih terdapat siswa yang menggunakan uang saku untuk membeli barang atau makanan berdasarkan keinginan sesaat tanpa mempertimbangkan prioritas kebutuhan. Selain itu, pengaruh tren yang berkembang di lingkungan sekitar maupun media sosial juga membuat sebagian siswa lebih mudah tertarik pada perilaku konsumtif. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya edukasi literasi finansial sejak dini agar siswa mampu mengelola uang saku secara lebih bijak.
Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa menggunakan metode pembelajaran yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan ice breaking untuk membangun suasana belajar yang aktif dan meningkatkan partisipasi siswa. Selanjutnya, siswa diberikan materi mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan melalui media presentasi interaktif dan ilustrasi visual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Contoh-contoh seperti top up game online, jajanan viral, dan mainan yang sedang tren digunakan untuk membantu siswa memahami materi secara lebih mudah.
Setelah penyampaian materi, siswa mengikuti quiz kelompok dan permainan edukatif yang mengajak mereka mengelompokkan berbagai barang ke dalam kategori kebutuhan dan keinginan. Kegiatan ini mendorong siswa untuk berpikir kritis mengenai prioritas penggunaan uang saku sekaligus meningkatkan kerja sama antaranggota kelompok. Mayoritas peserta mampu mengidentifikasi perbedaan antara kebutuhan dan keinginan dengan baik melalui aktivitas yang diberikan.
Sebagai bentuk penguatan nilai Akuntansi Bela Negara, siswa juga mengikuti kegiatan “Origami Janji Finansial”. Dalam sesi ini, siswa menuliskan komitmen sederhana mengenai kebiasaan finansial positif seperti menabung, hidup hemat, dan mengurangi pembelian barang yang tidak diperlukan. Setelah itu, origami yang telah berisi komitmen tersebut dilipat menjadi berbagai bentuk hewan sesuai tema “Petualangan Penjaga Rimba”. Aktivitas ini bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan mengambil keputusan ekonomi sederhana secara bijak sejak usia dini.
Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan selama sesi interaktif, tanya jawab, dan quiz kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep kebutuhan dan keinginan serta pentingnya menggunakan uang saku secara bertanggung jawab. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu memberikan berbagai contoh kebutuhan maupun keinginan berdasarkan pengalaman mereka sehari-hari.
Meskipun kegiatan berjalan dengan baik, tim mahasiswa menghadapi beberapa kendala, seperti proyektor yang mengalami gangguan pada awal acara, adanya siswa yang memerlukan pendampingan khusus karena kesulitan membaca dan menulis, serta perbedaan tingkat fokus antar peserta. Namun, kendala tersebut dapat diatasi melalui koordinasi dengan pihak sekolah dan pendampingan langsung oleh anggota tim selama kegiatan berlangsung.
Program Studi Akuntansi UPN “Veteran” Jawa Timur terus berkomitmen mengembangkan pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat melalui Project Akuntansi Bela Negara. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi akademik sekaligus kepedulian sosial mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs nomor 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.
Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa berharap siswa SDN Kalijudan I/239 dapat menerapkan kebiasaan menggunakan uang saku secara lebih bijak, memahami pentingnya menentukan prioritas kebutuhan, serta membangun kebiasaan hidup hemat dan menabung sejak dini. Edukasi yang diberikan diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki literasi finansial yang baik untuk menghadapi tantangan di masa depan.
(Nabila, Naila, Gita, Rafa, Kezia)
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
