Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Ribuan Santri Madura Gelar Aksi Bela Palestina di Gedung DPRD Pamekasan

Jurnalis:

Kabar Baru, Pamekasan – Ribuan mahasiswa dan masyarakat di Kabupaten Pamekasan melaksanakan aksi damai membela perjuangan rakyat Palestina untuk merdeka dari penjajahan Zionis Israel.

Aksi mengatasnamakan sebagai mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Pamekasan Madura bergerak dari Monumen Arek Lancor Pamekasan menuju gedung DPRD Pamekasan. Senin (16/10/2023).Sekitar pukul 09.30.

Ketua korwil FKMSB wilayah Pamekasan Ach. Mulazim menyampaikan bahwa tujuan aksi bagaimana dunia mendorong Palestina dibebaskan dari cengkeraman orang-orang Yahudi, baik melalui doa dan upaya-upaya lain, sehingga pada ujungnya Palestina bisa menjadi negara sendiri.

Selanjutnya, ia menegaskan tindakan kekerasan terhadap orang lain, tidak pernah dibenarkan dalam hukum manapun ataupun ajaran agama manapun.

Baca Juga  Sebanyak 674 Mahasiswa Ikuti Program Kampus Mengajar di Lampung

“Saya mengutuk keras tindakan kekerasan yang masih terjadi kepada rakyat Palestina. Sertakan tindakan Israel merupakan tindakan melanggar hak asasi manusia (HAM) dan perlu ditentang, karena yang dilakukan Israel saat ini bukan hanya ingin menguasai, melainkan juga ingin membunuh dan menyingkirkan Palestina,” ujar Ibnu.

“Perselisihan antara israel dan palestine memicu banyaknya korban di palestina. Maka dengan ini kami mahasiswa dan masyarakat muslim yang menjunjung tinggi kemerdekaan,perdamaian dan sumber kejayaan bagi palestina. Memohon dengan sangat kepada Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan untuk memfasilitasi penyampaian tuntutan kami ini kepada Pemerintah Republik Indonesia,” Ungkap ketua korwil FKMSB wilayah Pamekasan Ach. Mulazim.

Baca Juga  Setop Bullying, Pengamat Dorong Bentuk Satgas Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Sementara massa aksi bela Palestina tersebut membawa enam tuntutan sebagai berikut;

1. Meminta agar pemerintah Indonesia semakin lantang memperjuangkan kemerdekaan Palestina dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

2. Meminta pemerintah Indonesia agar mendesak kedua negara untuk menahan diri dan segera melakukan gencatan senjata.

3. Meminta pemerintah Indonesia memanggil duta besar AS dan memberikan nota protes atas sikap AS yang mendukung penjajahan dan kejahatan Israel.

4. Menuntut pemerintah Indonesia untuk pro aktif mendukung perjuangan rakyat Palestina sesuai amanat konstitusi UUD 1945 bahwa penjajahan di atas dunia harus di hapuskan.

Mengecam sejumlah media yang tidak berimbang dan bias karena menyebut Hamas sebagai teroris sementara tidak kepada Israel yang tindakannya telah diluar nalar serta melampaui batas-batas kemanusiaan.

Baca Juga  Perundungan di BINUS School, Dosen: Polisi Harus Kedepankan Diversi

5. Mengajak dan mendorong ke semua negara Arab dan seluruh negara di dunia agar bersatu padu mendukung kemerdekaan Palestina, menjadikan penjajahan sebagai musuh bersama dan harus segera di hapuskan dari muka bumi.

6. Mengajak semua umat Islam, simpatisan dan seluruhnya untuk bersama-sama peduli terhadap tragedi kemanusian yang terus menerus terjadi di Palestina melalui doa, dukungan moril dan materiil.

Sampai berita ini ditayangkan, massa aksi terus menyampaikan orasinya depan kantor DPRD Kabupaten Pamekasan.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store