Kreasvatya 2026 PGMI UIN Sunan Kalijaga Padukan Seni dan Inklusi

Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Yogyakarta, 3 Juni 2026 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menyelenggarakan pagelaran tahunan bertajuk Kreasvatya 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Gumelar Ing Kreasi, Tumrambah Ing Budaya” dan berlangsung meriah di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta.
Pembukaan kegiatan dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan keguruan Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd.,di bersamai dengan Dr. Luluk Mauluah, M.Pd, selaku Ketua Program Studi PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga. Dukungan dari jajaran dosen PGMI, dosen kolaborasi, dosen undangan, serta organisasi mahasiswa daerah. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan seni, budaya, dan pembelajaran kreatif di lingkungan PGMI.
Kreasvatya 2026 terdiri atas tiga rangkaian utama. Rangkaian pertama yaitu seminar seni dengan tema “Menjadi Guru Berkarakter Seni”. Seminar ini menghadirkan Dr. Fajri Subhaan Syah Sinaga, M.A dari UIN SAIZU Purwokerto sebagai narasumber. Kegiatan dipandu oleh Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo, dosen Pendidikan Seni PGMI FITK Sunan Kalijaga Yogyakarta pelopor kegiatan pada mata kuliah ini. Seminar ini memberi penguatan bahwa calon guru perlu memiliki kepekaan seni, karakter pedagogis, dan kemampuan menghadirkan pembelajaran yang hidup di kelas.
Rangkaian kedua berupa pameran karya dengan tema politik, pendidikan, dan kerajinan. Melalui pameran ini, mahasiswa menyampaikan kritik terhadap isu politik dan pendidikan melalui karya kreatif. Karya yang ditampilkan menunjukkan bahwa seni dapat menjadi media refleksi, ekspresi, sekaligus kritik sosial yang edukatif. Mahasiswa menampilkan karya 2 dimensi dan 3 dimensi seni, yang memiliki gagasan, keberanian berpikir, menkritisi pendidikan dan kepedulian terhadap realitas social politik di sekitarnya.
Kegiatan ditutup dengan pertunjukan seni dan budaya yang menampilkan beberapa lakon, yaitu Perempuan dari Kahyangan: Antara Cinta dan Dusta, Si Pitung dari Betawi: Jujur Jangali, dan Lancang Kuning. Setiap lakon memiliki kekuatan dan keunikan masing-masing. Perempuan dari Kahyangan menghadirkan nuansa dramatik jawa yang kuat melalui permainan karakter, konflik batin, dan ekspresi panggung yang menyentuh. Si Pitung dari Betawi menampilkan keberanian, kelucuan, dan nilai kejujuran dalam balutan budaya Betawi yang segar. Lancang Kuning menghadirkan kekayaan warna budaya Melayu melalui gerak, kostum, musik, dan penjiwaan yang kuat.Pertunjukan ini merupakan kegiatan tahun ke 6 dari setiap ujian akhir pembelajaran seni di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Para mahasiswa tampil dengan karakter dan penjiwaan yang luar biasa. Mereka tidak sekadar menghafal dialog atau bergerak mengikuti alur pertunjukan, tetapi benar-benar menghidupkan tokoh, suasana, dan pesan dalam setiap lakon. Salah satu momen paling berkesan hadir dari keterlibatan mahasiswa tuna rungu yang tampil sebagai monolog dan penari dalam salah satu lakon. Kehadiran ini menjadi bukti nyata bahwa PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga memanusiakan manusia, menjunjung kreasi kebersamaan, serta memberikan ruang yang adil bagi mahasiswa difabel untuk berkarya, tampil, dan dihargai.
Pertunjukan ini juga menjadi ruang kolaborasi yang luas. Kolaborator dari UAD, ALMA ATA Yogyakarta, UNU Yogyakarta, organisasi mahasiswa daerah Lampung, dan organisasi mahasiswa daerah Banjarnegara ikut menampilkan karya terbaik mereka. Seluruh penampil melebur bersama mahasiswa PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga dalam satu panggung yang sama. Perbedaan latar kampus, daerah, budaya, dan karakter pertunjukan justru memperkaya suasana acara.
Antusiasme penonton sangat tinggi. Sebanyak 700 penonton hadir memenuhi kursi hingga acara berlangsung. Banyak pengunjung terpukau oleh kualitas penampilan, tata panggung, kostum, musik, serta keseriusan mahasiswa dalam membangun suasana pertunjukan. Fasilitas pengunjung juga dioptimalkan sehingga acara berjalan tertib, nyaman, dan berkesan. Dukungan penonton menjadi bagian yang sangat berkesan dalam pertunjukan ini, karena hadir tidak hanya dari mahasiswa, tetapi juga dari alumni, teman sejawat, dan orang tua mahasiswa yang datang menyaksikan penampilan anaknya.
Sementara orang tua menunjukkan rasa bangga dan haru saat melihat anaknya tampil percaya diri di hadapan banyak orang. Salah satu orang tua mahasiswa menyampaikan, “Saya sangat senang dan terharu melihat anak saya tampil hari ini. Di rumah dia terlihat biasa saja, tetapi di panggung saya melihat dia begitu percaya diri, berani, dan mampu menunjukkan kemampuannya. Sebagai orang tua, saya merasa bangga sekali karena kegiatan ini melatih mental, kreativitas, dan keberanian bukti dari proses dalam perkuliahan.”
Kreasvatya 2026 tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga bagian dari ujian mata kuliah Pembelajaran Seni Budaya di PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga untuk mahasiswa Angkatan 2024. Melalui kegiatan tahunan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori pembelajaran seni di kelas, tetapi juga menguasai keterampilan praktik, pengalaman estetik, kerja tim, komunikasi, kreativitas, dan keberanian tampil di ruang publik. Ruang ekpresi yang di ciptakan mahasiswa untuk membangun kesadaran dalam melihat sudut pandang seni sebagai pendidikan yang tidak bisa di tinggalkan khususnya di Perguruan Tinggi Islam Negeri.
Kegiatan ini juga menguatkan keterampilan abad ke-21, terutama collaboration, communication, critical thinking, dan creativity. Mahasiswa belajar menyusun konsep, membangun naskah, mengelola panggung, bekerja lintas kelompok, membaca respons penonton, dan menyampaikan pesan melalui seni. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting bagi calon guru madrasah ibtidaiyah agar mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inklusif, dan bermakna.
Bagi mahasiswa, Kreasvatya 2026 akan menjadi kenangan panjang. Di atas panggung itu, mereka tidak hanya tampil, tetapi juga tumbuh. Mereka belajar percaya pada proses, saling menguatkan, menerima perbedaan, dan merayakan karya bersama. Menyiapkan latihan selama 8 bulan dengan beberapa tahapan yang sangat menguras waktu dan tenaga. Setiap latihan, tawa, lelah, gugup, dan tepuk tangan penonton akan menjadi bagian dari cerita yang tidak mudah dilupakan.
Kegiatan ini juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube PGMI UIN SUKA TV, sehingga karya mahasiswa dapat menjangkau lebih banyak penonton dan menjadi dokumentasi berharga bagi generasi berikutnya. Kreasvatya 2026 menjadi bukti bahwa seni mampu mempertemukan pengetahuan, karakter, budaya, inklusi, dan kebersamaan dalam satu ruang pembelajaran yang hidup. Dengan dukungan panitia, dosen, mahasiswa, organisasi daerah, kolaborator, dan para mitra, Kreasvatya 2026 berjalan sukses dan berhasil menjadi ruang pembelajaran yang hangat, kolaboratif, dan berkesan bagi mahasiswa PGMI FITK UIN Sunan Kalijaga.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak dan sponsor, yaitu Bupati Bantul, Polda DIY, Anak Hebat, Kalori Band, Alhaqi Collection, Anak Lanang, Bakso Malang Cak Min, Bani Ismail Kontrakan dan Kost, Bu Eka, Dapur Dyah Catering, Darma Production, N-Unik Snack and Catering, Duta Tani, BS Technik, Every Print, Fian Velg Jogja, Ifaa Banyusoco Montor, Es Dawet Ayu Banjarnegara, Dalem Linggaran Prambanan, Oxly, Jorah Ayam dan Bebek Goreng, Layanan Konseling Online, Indo Sateki, Kiss Snack and Bakery, Krasivy Barbershop, Kurnia Illahi Frozen Food, Hardy Trans Jogja, Massage, Nasi Bebek Mehotz Bumbu Hitam, Pino Wash, Pro Ice, BSS Boosan Sarang, Qran Laundry, Rahma Mebel, Saena Coffee Nusantara, Sapi Genit, Sumbing Coffee, Tanete Indah, Transvania Jasa Angkut, Ulya Kain untuk Jilbab, Warisan Leluhur Jajanan Pasar, West Warrior Taekwondo, WNS Sport, Xami Media, dan Pe Cruns Ibu Nanns. Dukungan dari para sponsor tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan, sekaligus menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap pengembangan kreativitas, pendidikan seni, dan ruang apresiasi bagi mahasiswa.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
