Aparat Diminta Usut Dugaan Hubungan Pengusaha Fendi dengan Mantan Jampidsus dan Menteri PU

Jurnalis: Achmad Salim
Kabar Baru, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (CiC) mengungkap dugaan adanya keterkaitan antara seorang pengusaha bernama Fendi dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah serta Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.
Organisasi tersebut meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti informasi yang telah mereka kumpulkan.
Ketua CiC, R. Bambang S.S., menyebut pihaknya menemukan indikasi yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta pengelolaan aset.
Kendati demikian, Bambang menegaskan bahwa seluruh informasi ini masih bersifat klaim sepihak dan belum terbukti secara hukum.
“Kami menemukan informasi bahwa Febrie kerap mendatangi kediaman pribadi Fendi di kawasan elite Bintaro. Kami meminta pihak KPK segera melakukan penyidikan dalam kasus ini,” kata Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnalis Kabarbaru di Jakarta, Minggu (19/07/2026).
Proyek Infrastruktur Papua
Menurut Bambang, salah satu poin krusial yang menjadi perhatian CiC adalah kepemilikan serta penggunaan kendaraan mewah yang diduga berhubungan dengan Fendi.
CiC mencurigai adanya pola penggunaan mobil mewah secara bergantian untuk menyamarkan kepemilikan aset. Pihaknya mendesak lembaga berwenang melakukan penyelidikan resmi untuk membuktikan dugaan tersebut.
Selain masalah aset, CiC juga menyoroti rekam jejak bisnis Fendi pada sejumlah proyek infrastruktur di lingkungan Kementerian PU.
Organisasi ini mengklaim Fendi mendapatkan berbagai proyek bernilai fantastis, termasuk proyek pembangunan infrastruktur di wilayah Papua.
Bambang menduga ada kedekatan khusus antara Fendi dan beberapa pejabat di Kementerian PU untuk membahas proyek-proyek tersebut.
Selain menteri, CiC turut menyeret seorang pejabat Kementerian PU berinisial Oscar yang diduga kuat memiliki hubungan dekat dengan Fendi dalam pelaksanaan proyek.
Namun, tuduhan ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait.
Bongkar Dugaan Penyimpangan
CiC menyatakan komitmennya untuk terus mengumpulkan informasi mengenai dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa di Kementerian PU.
Bambang memastikan pihaknya akan menyerahkan seluruh temuan baru kepada aparat penegak hukum secara berkala.
“Urusan proyek bermasalah di Kementerian Pekerjaan Umum ini jumlahnya banyak sekali. Kami di CiC berkomitmen tidak akan berhenti di sini. Kami akan membongkar satu per satu dugaan penyimpangan proyek tersebut kepada publik,” ujar Bambang secara tegas.
Hingga berita ini tayang, Febrie Adriansyah, Menteri PU Dody Hanggodo, pengusaha Fendi, maupun pihak Kementerian PU belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan CiC.
Seluruh pihak yang bersangkutan tetap berada di bawah perlindungan asas praduga tak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
