Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran dan Program Profesi Dokter

EE56AD0E-0196-4DB5-A4B8-13E7BA32536B_E3CB8853-7930-456B-9EB7-A1F2574F4A98
Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Trunodjoyo Madura.

Jurnalis:

Kabar Baru, Bangkalan – Kabar menggembirakan datang bagi dunia pendidikan dan kesehatan di Pulau Madura. Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi mendapatkan izin dari pemerintah untuk menyelenggarakan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Profesi Dokter.

Izin tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 610/B/O/2026 yang diterbitkan pada 2 Juni 2026. Dengan terbitnya keputusan itu, UTM kini sah menjadi perguruan tinggi negeri pertama di Madura yang memiliki program pendidikan dokter.

Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, SH, MH, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, pembukaan Program Studi Kedokteran merupakan hasil dari perjuangan panjang yang melibatkan seluruh sivitas akademika UTM dalam memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah akhirnya izin penyelenggaraan pendidikan kedokteran sudah terbit. Ini menjadi langkah besar bagi UTM dan masyarakat Madura,” ujarnya, Rabu, (03/06/26).

Proses pengajuan izin sendiri telah dilakukan sejak akhir tahun 2024. Selama hampir dua tahun, UTM menjalani berbagai tahapan penilaian, mulai dari evaluasi dokumen hingga asesmen lapangan oleh tim pemerintah pusat.

Sejumlah aspek menjadi fokus penilaian, di antaranya kesiapan sumber daya manusia, tenaga pengajar, fasilitas laboratorium, rumah sakit jejaring, hingga kurikulum pendidikan yang akan diterapkan kepada mahasiswa kedokteran.

“Hasil asesmen dokumen maupun lapangan dinyatakan memenuhi syarat. Karena itu, UTM memperoleh izin untuk segera menyelenggarakan pendidikan kedokteran,” jelas Prof. Safi’.

Pada tahun pertama, Program Studi Kedokteran UTM akan menerima maksimal 50 mahasiswa yang akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar. Saat ini pihak kampus sedang mempersiapkan tahapan teknis penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri.

Rektor menegaskan bahwa seluruh kebutuhan pendukung, mulai dari tenaga pengajar, sarana-prasarana hingga kurikulum pendidikan, telah disiapkan sehingga proses pembelajaran dapat segera dimulai setelah penerimaan mahasiswa dibuka.

Ia juga menambahkan, Kehadiran Fakultas Kedokteran UTM menjadi momentum penting bagi Madura. Selama ini, lulusan SMA yang bercita-cita menjadi dokter harus bersaing masuk fakultas kedokteran di luar daerah karena belum tersedia pendidikan dokter di kampus negeri Madura.

“Dengan dibukanya program studi Kedokteran di UTM, kesempatan putra-putri Madura untuk menempuh pendidikan kedokteran semakin terbuka. Selain itu, keberadaan Fakultas Kedokteran UTM diharapkan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Madura dan kawasan sekitarnya,” pungkasnya.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store