Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Wakil Rakyat Bertanya, Kenapa Pemerintah RI Kok Doyan Impor Beras

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR menyentil Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang sangat gemar melakukan impor beras ditengah petani sedang panen raya.

Hal ini dikatakan Firman menyikapi kesiapan Bulog ditugasi Bapanas untuk melakukan impor beras selama 2023 dengan dalih menjaga stabilitas pangan.

Firman pun lantas mempertanyakan apakah kepala Bapanas Areif Prasetyo Adi ini paham tidak semangat dan spirit UU pangan, sehingga sering kali membuat kebijakan melakukan impor dengan merujuk kepada peraturan presiden (perpres).

Baca Juga  Jelang Pilbub Banyuwangi 2024, Demokrat dan PKB Banyuwangi Bertemu Bahas Koalisi

“Ketika kami sering berkunjung ke pasar induk untuk mengecek harga dan stok beras, di sana sering dikeluhkan soal Impor dan nama saudara sangat terkenal di sana. Yang menjadi pertanyaan saya kepada saudara adalah apakah saudara paham tidak filosofi dan rohnya undang pangan? kalau saudara tidak paham dipelajari dulu isi UU pangan,” kata Firman.

Selanjutnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menyoroti ada budaya yang salah dalam Pemerintahan ini. Karena peraturan presiden atau peraturan lain yg sering menjadi grey area atau abu2 karena menganulir pasal-pasal yang ada diundang undang.

Gestun Jogja
Baca Juga  Jelang Pilbub Banyuwangi 2024, Demokrat dan PKB Banyuwangi Bertemu Bahas Koalisi

Padahal hirarki peraturan pemerintah atau peraturan turunan lain derajatnya lebih rendah dari undang undang tidak boleh menganulir pasal diatur dalam undang undang termasuk terkait di undang undang pangan

“Karena Inilah yang bikin saudara Bapanas euforia melakukan impor.. impor saja..tegas legislator dapil Jateng III ini.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menegaskan impor beras yang dilakukan pemerintah tidak untuk menjatuhkan harga di tingkat petani, melainkan impor beras tersebut dilakukan dengan langkah secara terukur.

Baca Juga  Jelang Pilbub Banyuwangi 2024, Demokrat dan PKB Banyuwangi Bertemu Bahas Koalisi

“Meskipun harus melaksanakan impor beras, namun harga beras di tingkat petani hingga saat ini masih terus membaik,” ujar Arief dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR.

Arief menjelaskan, hingga Februari 2023, telah masuk sebanyak 492.863 ton beras dari berbagai negara ke Indonesia. Hal Ini merupakan bentuk penugasan pemerintah kepada Perum Bulog pada tahun 2022 untuk melaksanakan pemenuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store