Kenalkan Karya Disabilitas ke Publik, BerseriSeri.id Bangun Marketplace Berbasis Dampak

Jurnalis: Azzahra Bahiyyah
Kabar Baru, Bali – Bayangkan sebuah kembang goyang renyah yang tidak hanya lezat, tapi juga membawa cerita tentang tangan-tangan penyandang disabilitas yang membuatnya dengan penuh dedikasi. Atau selembar kain tenun dari Desa Kolok Bengkala, Bali, yang ditenun oleh komunitas tuli setempat dengan motif yang menyimpan kearifan turun-temurun. Kisah-kisah semacam inilah yang ingin disebarluaskan oleh BerseriSeri.id, sebuah platform digital yang digagas oleh Leia Shani Valora Wisnu, Michael Jasiel Ng, dan Gabrielle Angelina, tiga siswa SMK Santa Maria, Jakarta, yang gelisah melihat kesenjangan yang masih dialami wirausahawan disabilitas di Indonesia.
Data Badan Pusat Statistik mencatat jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai sekitar 22,5 juta jiwa, atau sekitar 8,5 persen dari total populasi. Bagi banyak dari mereka, berwirausaha bukan sekadar pilihan karier, melainkan salah satu jalan realistis menuju kemandirian ekonomi, mengingat akses ke lapangan kerja formal masih sangat terbatas. Pemerintah sebenarnya sudah memiliki payung hukum lewat Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional yang mendorong kewirausahaan inklusif. Namun di lapangan, pelatihan yang diberikan berbagai kementerian sering kali berhenti di tahap produksi, tanpa benar-benar membantu produk-produk ini menembus pasar.
Tim BerseriSeri.id turun langsung menemui berbagai komunitas disabilitas di Jakarta dan Tangerang, di antaranya Komunitas Difapreneur dan Rumah Bina Kreatif Indonesia (RBKI) di Tangerang, untuk memahami persoalan ini dari dekat. Hasilnya konsisten: kualitas produk sebenarnya sudah cukup baik, tetapi tiga hambatan besar terus menghadang, yaitu keterbatasan modal untuk keberlanjutan usaha, sulitnya akses ke pasar yang lebih luas, dan rendahnya kepercayaan publik terhadap produk buatan penyandang disabilitas yang kerap dipandang sebagai objek belas kasihan, bukan barang yang layak dibeli karena kualitasnya.
Dari situlah lahir gagasan BerseriSeri.id, bukan sekadar toko daring baru, melainkan sebuah model bisnis yang mengubah nilai sosial menjadi keunggulan pasar yang nyata. Platform ini mengusung prinsip “1 Produk = 1 Dampak”, memadukan dua mekanisme utama. Pertama, crowd buying, yaitu setiap pembelian yang dilakukan pelanggan otomatis mendukung kampanye sosial yang terukur. Kedua, crowd funding, yang memungkinkan siapa pun berdonasi langsung melalui situs untuk mendukung kebutuhan para wirausahawan disabilitas. Setiap halaman produk di BerseriSeri.id juga menceritakan sosok pembuatnya dan dampak yang dihasilkan dari setiap kampanye, sehingga membeli bukan lagi soal belas kasihan, melainkan bentuk partisipasi nyata.
Portofolio produk yang dikurasi dari komunitas mitra cukup beragam, mulai dari kain tenun Desa Kolok Bengkala, gambar karakter custom, gantungan kunci dari koran bekas, kembang goyang, lukisan alam karya pelukis dengan autisme, gantungan kunci Pemanah Muda RBKI, hingga Pop Corn Berseri Seri yang menjadi salah satu produk andalan. Setiap produk dijual lewat website berseriseri.id, Instagram, WhatsApp, serta bazar dan booth offline di kampus, acara gereja, hingga Car Free Day, dengan satu benang merah yang sama: setiap kemasan dan etalase produk selalu menampilkan wajah dan cerita pembuatnya, bukan sekadar deskripsi barang.
Di sinilah letak kekuatan branding BerseriSeri.id. Alih-alih memosisikan diri sebagai toko amal, platform ini secara sadar membangun citra “premium-purpose”, yaitu produk yang tampil rapi, bernilai jual jelas, sekaligus membawa makna sosial yang kuat. Storytelling menjadi jantung dari strategi ini: nama pembuat, proses kreatifnya, dan dampak dari setiap pembelian selalu ditonjolkan lewat konten media sosial dan kemasan produk, sehingga pelanggan tidak sekadar membeli barang, tetapi ikut menjadi bagian dari kisah di baliknya. Kampanye “Buy with Impact” yang diusung BerseriSeri.id juga dirancang untuk membangun loyalitas lewat keterikatan emosional, bukan lewat perang harga dengan marketplace besar.
Tim menyadari kesadaran merek masih menjadi tantangan terbesar saat ini. Karena itu, langkah jangka pendek difokuskan pada penguatan storytelling produk dan menjaga positioning yang konsisten sebagai gerakan berdampak, bukan sekadar toko daring biasa. Dalam jangka panjang, BerseriSeri.id ingin tumbuh menjadi brand yang dikenal luas sebagai gerakan sosial nasional, dengan identitas visual dan suara yang konsisten di setiap kanal, mulai dari kemasan produk, media sosial, hingga kolaborasi dengan komunitas dan institusi lain.
Menariknya, dukungan yang diberikan BerseriSeri.id kepada mitranya tidak berhenti di transaksi jual beli. Platform ini juga menjalankan program pendampingan berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas produk, pelatihan keterampilan, hingga promosi lewat bazar dan booth offline. Pendampingan ini penting bagi branding, sebab kualitas dan konsistensi produk yang terjaga membuat cerita yang disampaikan ke publik semakin kuat dan bisa dipercaya, bukan sekadar narasi kosong. Dengan begitu, setiap komunitas mitra tidak hanya mendapat ruang untuk berjualan, tetapi juga tampil sebagai bagian dari identitas Berseri Seri yang utuh.
Bagi tim di baliknya, BerseriSeri.id bukan sekadar proyek kompetisi Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026, meski capaian di ajang tersebut menjadi validasi awal yang penting. Visi jangka panjangnya lebih besar, yaitu menjadi gerakan bisnis sosial berkelanjutan yang menghubungkan karya komunitas disabilitas dengan masyarakat luas, sekaligus mengurangi stigma dan membuka lapangan kerja yang lebih inklusif di Indonesia.
Bagi masyarakat, terlibat dalam gerakan ini bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti membeli sebungkus popcorn, memesan gambar karakter custom, atau sekadar membagikan cerita di balik setiap produk BerseriSeri.id kepada orang-orang terdekat. Sebab di balik setiap produk yang terjual, ada satu individu yang mendapat kesempatan untuk bersinar, dan itulah makna sesungguhnya dari nama Berseri Seri.
Kunjungi BerseriSeri.id untuk mengenal lebih jauh kisah di balik setiap produk dan menjadi bagian dari gerakan “Buy with Impact”.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
