Warga Desak Pemerintah Cabut Izin PT Semen Imasco Asiatic Usai Tragedi Dua Nyawa Melayang

Jurnalis: Muhammad Oby
Kabarbaru, Jemberr — Tragedi yang menewaskan dua orang dan diduga berkaitan dengan aktivitas pabrik semen PT Semen Imasco Asiatic memicu kemarahan warga. Masyarakat kini secara terbuka meminta Pemerintah segera mengambil langkah tegas dengan menutup operasional perusahaan tersebut.
Warga menilai insiden tersebut bukan kejadian pertama. Rentetan kecelakaan yang kerap terjadi di sekitar jalur operasional pabrik disebut telah lama menimbulkan kekhawatiran, terutama karena melibatkan kendaraan berat yang melintas setiap hari.
“Sudah sering terjadi kecelakaan. Sekarang sampai ada korban jiwa, kami minta pemerintah jangan diam. Tutup saja IMASCO,” ujar Fahri warga Jember
Selain faktor keselamatan, masyarakat juga menyoroti kerusakan jalan yang semakin parah di jalur Puger hingga Rambipuji. Mereka menduga kondisi ini dipicu oleh aktivitas truk bermuatan berat yang digunakan untuk operasional pabrik.
“Jalan cepat rusak karena truk besar lewat terus. Kami yang jadi korban karena harus lewat setiap hari,” kata Hikmah Warga Jember.
Menurut warga, jalan yang rusak tersebut turut meningkatkan risiko kecelakaan. Lubang di sejumlah titik dan kondisi aspal yang mengelupas membuat pengendara rentan terjatuh, terlebih saat dilintasi kendaraan besar secara bersamaan.
Kekecewaan warga semakin memuncak karena dinilai tidak ada tindakan tegas dari pemerintah, baik di tingkat daerah maupun provinsi, terhadap persoalan yang sudah berlangsung lama tersebut.
“Kami sudah sering mengeluh, tapi tidak ada perubahan. Kalau dibiarkan terus, pasti akan ada korban lagi,” Lanjutnya.
Sejumlah warga juga menyebut kendaraan yang diduga terkait operasional IMASCO kerap melintas dengan muatan berlebih atau over dimension dan overload (ODOL), yang mempercepat kerusakan jalan sekaligus membahayakan pengguna jalan lainnya.
Kini, desakan kepada Pemerintah semakin menguat agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional PT Semen Imasco Asiatic. Warga berharap pemerintah tidak lagi menunda langkah tegas demi mencegah jatuhnya korban berikutnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Semen Imasco Asiatic belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang menewaskan dua orang tersebut maupun tuntutan penutupan dari warga.
Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak bahwa persoalan keselamatan dan infrastruktur tidak bisa diabaikan. Warga berharap, pemerintah segera bertindak sebelum kejadian serupa kembali terulang.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

