Bangunan Aset Negara di Tanean Suramadu Terbengkalai, Warga Sebut Jadi Tempat Pacaran hingga Rawan Kriminalitas

Jurnalis: Khotibul Umam
Kabar Baru, Bangkalan – Bangunan yang berada di kawasan Tanean Suramadu, tepatnya di sekitar Bundaran Jembatan Suramadu sisi Madura, Desa Kesek, Kecamatan Labang, Bangkalan, dikeluhkan warga karena kondisinya yang terbengkalai dan minim penerangan. Selain dinilai merusak keindahan kawasan, lokasi tersebut disebut kerap dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul pasangan muda-mudi hingga rawan menjadi lokasi tindak kriminal.
Salah seorang warga setempat, Setyawan Restu, mengatakan kawasan Bundaran Tanean Suramadu memang menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat pada sore hari. Keberadaan warung kopi dan pemandangan yang menghadap Jembatan Suramadu membuat banyak orang datang untuk bersantai.
“Kalau sore memang ramai untuk nongkrong karena suasananya bagus. Tapi kalau malam kondisinya gelap, sehingga sering dipakai muda-mudi untuk berpacaran,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, minimnya pencahayaan dan bangunan yang tidak dimanfaatkan membuat kawasan tersebut berpotensi menjadi tempat terjadinya tindakan yang melanggar norma maupun aksi kriminalitas.
Ia mengungkapkan, warga juga kerap mendengar keluhan bahwa area tersebut dijadikan tempat berkumpul preman dan dinilai rawan kejahatan. Kondisi itu dinilai memprihatinkan mengingat bangunan tersebut merupakan aset negara.
“Harusnya aset itu dirawat dan dimanfaatkan. Kalau dibiarkan mangkrak seperti sekarang, justru bisa menjadi tempat tindakan kriminal atau perbuatan yang tidak semestinya,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah segera melakukan penataan kawasan, mulai dari memperbaiki penerangan, mengoptimalkan pemanfaatan bangunan, hingga meningkatkan pengawasan agar kawasan yang menjadi pintu gerbang Pulau Madura tersebut tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangkalan, Moh. Hasbullah, mengaku pihaknya belum menerima laporan resmi dari masyarakat terkait kondisi di lokasi tersebut.
“Kami belum mendapatkan laporan. Silakan dilaporkan terlebih dahulu ke Satpol PP Kecamatan Labang. Jika memang ada aktivitas yang meresahkan, nanti akan kami tindak lanjuti,” kata Hasbullah.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
