Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat: Fenomena Pinjaman Online dan Judi Online di Kalangan Pelajar

Editor: Bahiyyah Azzahra
Kabar Baru, Jakarta – Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai berbagai dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) yang saat ini semakin mudah diakses melalui teknologi digital.
Program PKM dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 02 Kota Tangerang Selatan dengan mengusung tema “Fenomena Pinjaman Online dan Judi Online di Kalangan Pelajar”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Nasilla Nur Zahra, Syakila Mawadda, dan Yunisa Anjelika Putri. Pemilihan tema tersebut didasarkan pada meningkatnya kasus penyalahgunaan layanan keuangan digital dan perjudian daring yang mulai menyasar kalangan pelajar akibat rendahnya literasi keuangan serta kurangnya pemahaman mengenai risiko yang ditimbulkan.
Perkembangan teknologi digital memang memberikan berbagai kemudahan dalam memperoleh informasi dan berkomunikasi. Namun di sisi lain, kemajuan tersebut juga membuka peluang munculnya berbagai permasalahan baru, seperti maraknya pinjaman online ilegal dan judi online yang dapat diakses dengan mudah melalui perangkat telepon pintar. Kondisi ini menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kondisi psikologis, perilaku sosial, serta prestasi belajar siswa.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, para peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian pinjaman online dan judi online, mekanisme operasionalnya, serta berbagai modus yang sering digunakan untuk menarik pengguna, khususnya remaja. Selain itu, tim PKM juga menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan pelajar rentan terjerat aktivitas tersebut, seperti tekanan ekonomi, gaya hidup konsumtif, rasa ingin tahu yang tinggi, pengaruh lingkungan pergaulan, serta minimnya literasi digital dan finansial.
Kegiatan edukasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta pemberian studi kasus yang berkaitan dengan fenomena pinjaman online dan judi online di kalangan remaja. Dengan metode tersebut, siswa dapat memahami secara lebih mendalam berbagai risiko yang mungkin timbul apabila terlibat dalam aktivitas tersebut. Beberapa dampak yang dibahas meliputi masalah keuangan, gangguan kesehatan mental, penurunan prestasi akademik, konflik sosial, hingga potensi pelanggaran hukum.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengemukakan pandangan dan pengalaman terkait penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai cara menghindari penawaran pinjaman online ilegal serta langkah-langkah menjaga diri dari pengaruh judi online.
Sebagai bagian dari evaluasi program, tim PKM melakukan pengukuran pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti kegiatan penyuluhan. Selain itu, tim juga mengumpulkan tanggapan dari peserta dan pihak sekolah guna mengetahui efektivitas materi yang telah diberikan serta sebagai bahan perbaikan untuk kegiatan serupa di masa mendatang.
Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari pihak sekolah maupun peserta. Siswa merasa memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya literasi keuangan dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Pihak sekolah juga mengapresiasi pelaksanaan program karena dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital saat ini.
Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, diharapkan siswa SMK Muhammadiyah 02 Kota Tangerang Selatan mampu meningkatkan kesadaran terhadap bahaya pinjaman online ilegal dan judi online, serta lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital. Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam membentuk karakter generasi muda yang cerdas, bertanggung jawab, dan memiliki orientasi masa depan yang lebih baik.
Artikel ini disusun sebagai bentuk dokumentasi kegiatan sekaligus media informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya edukasi literasi keuangan dan literasi digital dalam mencegah penyalahgunaan teknologi yang dapat merugikan pelajar.
Penulis:
Nasilla Nur Zahra, Syakila Mawadda, dan Yunisa Anjelika Putri, Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
