Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Pemkab Bojonegoro Siapkan Pelayanan Administrasi Kependudukan Berbasis Desa

Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah Memberikan Sambutan. (Foto: Bojonegorokab.go.id).

:

KABARBARU, BOJONEGORO – Sebanyak 103 desa berstatus Desa Mandiri di Kab. Bojonegoro, direncanakan menjadi pilot projek pelayanan administrasi kependudukan berbasis desa. Hal tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan administrasi yang terintegrasi dengan data kependudukan pusat.

Pemkab Bojonegoro menyelenggarakan Sosialisasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis kewenangan desa melalui sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) kepada Kepala Desa se- Kec. Ngraho dan Kec. Margomulyo, di Pendopo Kecamatan Ngraho. Selasa, (25/01/2022) kemarin.

Hadir dalam acara Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bojonegoro, Yayan Rohman, serta Camat Ngraho, Moh. Saipurrohim dan Camat Margomulyo, Heru Sugiharto.

Dalam laporannya, Yayan Rohman menjelaskan bahwa di Kec. Ngraho dan Kec. Margomulyo masing-masing terdapat 2 Desa yang nantinya akan menjalankan Aplikasi SIAK. Aplikasi tersebut nantinya akan digunakan di desa dan dapat diakses dengan user level yang disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan yang digunakan oleh petugas operator di desa. Disdukcapil sebagai pemegang aplikasi akan memantau dan mendampingi operator desa dalam pelaksanaannya.

Joki Tugas

“Tahun 2021, total 30 titik pelayanan administrasi kependudukan ada di Kab. Bojonegoro yaitu, di Disdukcapil, MPP dan di 28 Kecamatan. Dan kita mencoba tingkat kuantitas titik pelayanan administrasi kependudukan,” Terang Yayan.

Dalam sambutannya, Anna Mu’awanah menyampaikan harapannya bahwa Pemkab Bojonegoro dapat memberikan kemudahan pelayanan bagi seluruh masyarakat. Persiapan sarana dan prasarana serta SDM yang mumpuni sangat diperlukan. Sehingga ditahun 2022 Pemkab mencanangkan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan berbasis desa.

“Kita berharap masyarakat tidak lagi kesulitan dalam mengakses pelayanan administrasi kependudukan. Tahun kemarin yang telah kita lakukan, kita tingkatkan lagi. Yang semula dapat diakses di Kecamatan, sekarang bisa diakses di Desa. Kita akan coba di beberapa desa dengan status Mandiri, yang dipastikan memiliki sarana komputer hingga jaringan yang baik dan operator yang diharapkan mampu mengoperasikan aplikasi,” Jelas Bupati yang sering disapa Bu’e tersebut.

Anna menambahkan bahwa inovasi tersebut diharapkan dapat dijalankan dengan baik dan di dukung dengan eksekusi yang baik pula dari pihak pemerintah desa. Sehingga Disdukcapil dapat masuk nominasi dinas dengan inovasi pelayanan kependudukan.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store