Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Hewan Kurban Mulai Diserbu Pembeli, Diskanak Pastikan Bebas PMK

IMG_20260522_181249
Diskanak Purwakarta intensifkan pengawasan hewan kurban jelang Iduladha 1447 H, pastikan bebas PMK.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah peternakan dan lapak penjualan hewan ternak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, layak konsumsi, dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pengawasan dilakukan melalui tim kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner (Keswan Kesmavet) Diskanak Purwakarta dengan melaksanakan pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin dan vaksinasi, serta monitoring lalu lintas hewan ternak yang masuk ke wilayah Purwakarta.

Selain pemeriksaan lapangan, Diskanak juga menggelar sosialisasi terkait kesehatan hewan kurban dan pencegahan PMK bersama kader Keswan Kesmavet, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari 17 kecamatan. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Diskanak Kabupaten Purwakarta, Kamis (21/5/2026), itu turut dihadiri Ketua MUI Kabupaten Purwakarta beserta jajaran dan perwakilan Polres Purwakarta.

Kepala Diskanak Kabupaten Purwakarta, Helmi Setiawan, mengatakan pengawasan akan terus dilakukan hingga menjelang pelaksanaan Iduladha.

“Kami menurunkan tim petugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, pemberian vitamin maupun vaksinasi di peternakan dan lapak penjualan hewan kurban. Monitoring ini akan terus dilakukan sampai menjelang Hari Raya Iduladha,” ujar Helmi. Jum’at (22/5/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan sementara di lapangan, Diskanak memastikan belum ditemukan indikasi PMK pada hewan ternak yang diperjualbelikan di wilayah Purwakarta.

“Dari hasil monitoring tim kami di lapangan, sampai saat ini tidak ditemukan indikasi PMK, baik di lapak penjualan maupun di peternakan hewan,” katanya.

Helmi menjelaskan, kegiatan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri hewan kurban yang sehat serta upaya pencegahan PMK.

“Kami ingin masyarakat mengetahui seperti apa gejala penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak. Karena itu kami menghadirkan narasumber dari MUI Kabupaten Purwakarta dan dari dinas kami sendiri,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Menurutnya, kondisi fisik hewan dan kebersihan kandang menjadi indikator penting dalam menentukan kesehatan hewan ternak.

“Perhatikan kondisi mulut hewan, apakah berbusa atau mengeluarkan air liur berlebihan. Kemudian lihat apakah hewan mampu berdiri dengan baik atau tidak. Hewan yang sehat biasanya aktif dan kuat berdiri. Selain itu, lingkungan kandang juga harus bersih dan terawat,” ungkapnya.

Pengawasan lalu lintas hewan ternak juga menjadi perhatian Diskanak Purwakarta, terutama terhadap hewan yang masuk dari luar daerah menjelang meningkatnya kebutuhan hewan kurban.

“Melalui bidang Keswan Kesmavet yang dipimpin drh. Winny Karmila, kami terus memantau asal hewan ternak melalui aplikasi lalu lintas ternak dan melakukan pemeriksaan kesehatannya,” tutur Helmi.

Ia menegaskan, apabila ditemukan hewan yang terindikasi sakit, pihaknya akan segera melakukan tindak lanjut berupa karantina sementara hingga kondisi hewan dinyatakan sehat kembali.

“Jika ada temuan hewan yang terindikasi sakit, akan kami tindak lanjuti dan kami sarankan untuk dikarantina sementara sebelum dinyatakan sehat kembali,” tegasnya.

Helmi mengungkapkan, sejauh ini sempat ditemukan tiga ekor hewan berstatus suspek PMK. Namun, seluruh hewan tersebut kini telah dinyatakan sembuh.

“Sementara ini tidak ada hewan yang kami anggap terindikasi PMK. Memang sempat ada tiga ekor suspek, tetapi sekarang sudah sembuh,” katanya.

Ia memastikan ketersediaan dan kualitas daging kurban di Kabupaten Purwakarta aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Iduladha tahun ini.

“Untuk pasokan maupun kesehatan daging kurban tahun ini kami pastikan aman di Purwakarta,” pungkasnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Diskanak Purwakarta juga membuka layanan informasi dan pengaduan bagi warga yang ingin melakukan vaksinasi hewan ternak maupun melaporkan temuan hewan kurban yang sakit atau terindikasi PMK, baik di peternakan maupun di lapak penjualan hewan kurban.

Masyarakat dapat menghubungi kontak Keswan Kesmavet Diskanak Purwakarta di nomor 0877-1129-9340 atau melalui layanan pengaduan masyarakat Ogan Lopian Purwakarta. ***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store