Garda Indonesia Visioner Mengajak Pemuda Kawal Kemandirian Energi Nasional

Jurnalis: Hanum Aprilia
Kabar Baru, Jakarta – Organisasi kepemudaan Garda Indonesia Visioner (GIV) mengambil langkah nyata dalam mendukung transisi energi bersih di tanah air.
Melalui program unggulan bernama Garda Edukasi, GIV menggelar sebuah diskusi strategis yang melibatkan generasi muda untuk merumuskan solusi konkret demi mewujudkan kedaulatan energi nasional.
Ketua Umum Garda Indonesia Visioner, Faqih, memimpin langsung jalannya forum kolaboratif tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh melihat transisi energi hanya sebagai pemenuhan target global atau sekadar agenda seremonial belaka.
Sebaliknya, momentum peralihan ke energi bersih ini harus menjadi langkah taktis untuk memperkuat fondasi kedaulatan energi nasional.
“Pasokan energi masa depan harus aman, mandiri, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Karena itu, pengembangan Energi Baru dan Terbarukan harus berjalan seiring dengan penguatan infrastruktur nasional serta kepastian hukum yang mampu melindungi kepentingan bangsa,” ujar Faqih dalam forum diskusi di Jakarta, Kamis (04/06/2026).
Dalam forum tersebut, GIV memberikan apresiasi tinggi terhadap berbagai langkah pemerintah yang mempercepat transisi energi nasional.
Langkah konkret seperti mengejar target Net Zero Emission, memperkuat bauran energi, melakukan hilirisasi komoditas strategis, serta membangun ekosistem industri hijau mendapat penilaian positif sebagai upaya progresif agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global.
Para peserta diskusi juga sepakat bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah saat ini membuktikan keseriusan negara dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam.
Langkah ini sekaligus meletakkan fondasi ekonomi yang berkelanjutan dan memiliki daya saing tinggi untuk masa depan.
Lebih lanjut, GIV menekankan bahwa keberhasilan transformasi sektor energi ini membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan generasi muda.
Kehadiran regulasi yang berintegritas, iklim investasi yang sehat, dan inovasi teknologi buatan anak bangsa menjadi faktor kunci yang mempercepat proses tersebut.
Melalui ruang diskusi ini, GIV mendorong penciptaan tata kelola energi yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Pendekatan tersebut bertujuan untuk menekan risiko kebocoran sumber daya sekaligus memastikan seluruh masyarakat bisa merasakan manfaat pembangunan secara merata.
Pada akhir kegiatan, Faqih mengajak seluruh elemen bangsa, terutama kaum muda dan pemangku kebijakan, untuk mempererat kolaborasi.
Ia berharap kerja sama ini mampu melahirkan solusi inovatif yang berpihak pada rakyat, demi mewujudkan Indonesia yang mandiri dan unggul di sektor energi global.
“Transisi energi harus menjadi momentum untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan optimisme bersama, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bangsa yang mandiri, berdaulat, dan unggul di sektor energi masa depan,” tutup Faqih.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
