Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Desa Botutonuo Raih Terbaik I Program JPP, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

IMG-20260613-WA0003(1)

Jurnalis:

Kabar Baru, Gorontalo – Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, berhasil meraih penghargaan Terbaik I dalam capaian jumlah pendaftar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terbanyak melalui Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP) periode April hingga Mei 2026 di Kabupaten Bone Bolango.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program JPP yang dilaksanakan bersama BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo di Ruang Lupa Lelah Kantor Bupati Bone Bolango, Kamis (4/6/2026).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Desa Botutonuo dalam mendorong masyarakat, khususnya pekerja rentan, untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam penilaian tersebut, Desa Botutonuo menempati posisi pertama. Sementara posisi kedua diraih Desa Bongoime, Kecamatan Tilongkabila, dan posisi ketiga diraih Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa.

Kegiatan monitoring dan evaluasi dihadiri langsung oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, serta para camat, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten Bone Bolango.

Program Jaksa Pelindung Pekerja merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Kejaksaan Negeri Bone Bolango, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan perlindungan sosial bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan yang berada di tingkat desa dan kelurahan.

Program tersebut menjadi implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperluas cakupan perlindungan pekerja.

Kepala Desa Botutonuo, Nuzzul Abdul Radjak, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih desanya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terus mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Botutonuo. Ini merupakan hasil kerja bersama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan bagi para pekerja,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Kejaksaan Negeri Bone Bolango, BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kecamatan Kabila Bone, serta Agen Perisai BPJS Ketenagakerjaan yang selama ini aktif memberikan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.

Menurut Nuzzul, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan kepada warga sehingga kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan terus meningkat.

Lebih lanjut, penghargaan tersebut memiliki makna tersendiri baginya karena diraih menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Kepala Desa Botutonuo.

Ia berharap capaian yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan oleh pemerintahan desa berikutnya agar semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Siapa pun yang melanjutkan kepemimpinan di Desa Botutonuo nantinya, saya berharap tetap memberikan perhatian terhadap perlindungan pekerja dan terus mendorong masyarakat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Prestasi yang diraih Desa Botutonuo menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan BPJS Ketenagakerjaan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan sosial bagi para pekerja sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.***

Penulis: Yuni Hasan

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store