Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Di Balik Ramainya Wisata Dieng, Carica Jadi Mesin Ekonomi Wonosobo

IMG_20260729_200410
Olahan buah carica, komoditas khas dataran tinggi yang menjadi ikon oleh-oleh Wonosobo sekaligus penopang ekonomi masyarakat.

Jurnalis:

Kabar Baru, Wonosobo – Pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Wonosobo, terutama di kawasan Dataran Tinggi Dieng, menjadi katalisator bagi berkembangnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu sektor yang menikmati dampak positif tersebut adalah industri olahan buah carica, komoditas khas dataran tinggi yang telah lama menjadi ikon oleh-oleh Wonosobo sekaligus penopang ekonomi masyarakat.

Buah carica merupakan tanaman khas pegunungan yang hanya dapat tumbuh optimal di wilayah dengan suhu sejuk seperti Dieng. Karakteristik tersebut menjadikan carica memiliki nilai ekonomi tinggi dan membuka peluang usaha yang luas bagi masyarakat setempat. Berbagai produk olahan, mulai dari manisan, sirup, selai, minuman siap saji hingga aneka pangan olahan lainnya, kini diproduksi oleh ratusan pelaku UMKM yang tersebar di Kabupaten Wonosobo.

Tidak hanya menciptakan nilai tambah bagi komoditas lokal, industri olahan carica juga menggerakkan roda perekonomian daerah. Rantai usahanya melibatkan petani sebagai pemasok bahan baku, tenaga kerja lokal, pelaku distribusi, hingga sektor perdagangan dan pariwisata yang saling mendukung dalam menciptakan ekosistem ekonomi berkelanjutan.

Di tengah perkembangan tersebut, Amerta Carica menjadi salah satu contoh UMKM lokal yang mampu tumbuh seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Wonosobo. Berdiri sejak 2012 melalui Amerta Foods, perusahaan ini berawal dari tekad sederhana untuk mengolah buah carica khas Dieng menjadi produk berkualitas yang mampu memperkenalkan kekayaan alam dan cita rasa Wonosobo kepada masyarakat Indonesia.

Seiring perjalanan usahanya, Amerta Foods terus berinovasi melalui peningkatan kualitas produk, penyempurnaan desain kemasan, serta penguatan identitas merek tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal yang menjadi fondasi utama perusahaan.

Founder Amerta Foods, Ahmad Latif Haryanto, mengatakan perkembangan industri carica tidak dapat dipisahkan dari kemajuan sektor pariwisata. Menurutnya, wisata dan UMKM merupakan dua sektor yang saling menguatkan dalam membangun perekonomian daerah.

“Ketika wisatawan datang ke Wonosobo dan Dieng, mereka tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga mencari pengalaman yang dapat dibawa pulang. Produk olahan carica menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Karena itu, setiap UMKM carica memiliki peran penting dalam memperkenalkan identitas dan kekayaan daerah kepada masyarakat luas,” ujar Latif.

Ia menegaskan, keberhasilan industri carica tidak semata diukur dari meningkatnya angka penjualan, melainkan juga dari manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat. Semakin berkembangnya industri ini akan menciptakan permintaan yang lebih stabil terhadap hasil panen petani, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat posisi Wonosobo sebagai sentra produk pangan unggulan berbasis dataran tinggi.

Di sisi lain, meningkatnya arus kunjungan wisatawan mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan daya saing. Konsumen kini semakin selektif dalam memilih produk dengan mempertimbangkan kualitas, keamanan pangan, desain kemasan, hingga nilai cerita yang melekat pada sebuah merek.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri olahan carica untuk terus bertransformasi. Inovasi produk, peningkatan standar mutu, serta strategi pemasaran yang adaptif dinilai menjadi kunci agar produk lokal mampu bersaing di pasar nasional bahkan menembus pasar internasional.

“Kami berharap carica tidak hanya dikenal sebagai oleh-oleh khas Wonosobo, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan UMKM dalam mengolah potensi lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi. Jika seluruh pelaku usaha terus menjaga kualitas, berinovasi, dan saling berkolaborasi, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat serta memperkuat perekonomian daerah,” tambahnya.

Dengan tren kunjungan wisata yang terus meningkat dan berkembangnya sektor ekonomi kreatif, prospek industri olahan carica diperkirakan masih sangat menjanjikan. Sinergi antara pemerintah daerah, petani, pelaku UMKM, serta pelaku industri pariwisata diharapkan mampu memperkuat posisi carica sebagai komoditas unggulan yang tidak hanya mengangkat nama Dieng, tetapi juga meningkatkan daya saing Kabupaten Wonosobo di tingkat nasional.

Tentang Amerta Foods

IMG-20260729-WA0029
Amerta Foods merupakan perusahaan pangan lokal yang didirikan di Kabupaten Wonosobo pada 2012

Amerta Foods merupakan perusahaan pangan lokal yang didirikan di Kabupaten Wonosobo pada 2012 dengan semangat mengangkat potensi buah carica khas Dieng sebagai produk unggulan daerah. Melalui merek Amerta Carica, perusahaan berkomitmen menghadirkan produk berkualitas, mendukung pemberdayaan petani lokal, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis potensi daerah. (Red)

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store