Dari Pencabulan hingga Sengketa Ijazah, Ini Deretan Kontroversi Pengacara Razman Arif Nasution

Jurnalis: Hanum Aprilia
Kabar Baru, Jakarta – Nama advokat Razman Arif Nasution kembali menjadi sorotan tajam publik.
Pengacara berdarah Batak ini mencuri perhatian setelah terlibat perseteruan sengit dengan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di ruang sidang pada 6 Februari silam.
Aksi Razman yang memicu kericuhan di ruang sidang berbuntut panjang.
Pengadilan Tinggi Ambon akhirnya membekukan sumpah advokat milik Razman pada 11 Februari 2025, yang otomatis membuatnya kehilangan hak untuk berpraktik di pengadilan.
Tidak hanya itu, ia juga harus menghadapi persoalan hukum baru setelah Pengadilan Negeri Jakarta Utara melaporkannya atas dugaan pelanggaran tiga pasal sekaligus.
Jauh sebelum kasus ini mencuat, rekam jejak perjalanan karier Razman memang sarat akan berbagai kontroversi. Berikut adalah lima rentetan kasus yang pernah menyeret namanya:
1. Penganiayaan Keponakan Sendiri
Razman Arif Nasution tercatat pernah mendekam di dalam penjara selama tiga bulan. Kasus ini bermula ketika ia terbukti menganiaya keponakannya sendiri, Nurkholis Siregar, pada November 2004.
Saat peristiwa itu terjadi, Razman masih menjabat sebagai anggota DPRD Tingkat II di Sumatera Utara.
Ia sempat mengajukan permohonan kasasi untuk membela diri, namun Mahkamah Agung secara tegas menolak permohonan tersebut.
2. Dugaan Pelecehan Seksual
Pada 28 Juli 2022, mantan asisten pribadi Razman yang bernama Claudia Senduk mendatangi Mabes Polri. Claudia resmi melaporkan mantan bosnya tersebut atas dugaan tindakan pelecehan seksual dan pencabulan.
Dalam keterangannya, Claudia mengaku bahwa Razman kerap menggoda dan memaksanya untuk berciuman. Tindakan tidak senonoh itu membuat Claudia trauma dan memilih mengundurkan diri pada hari kedua ia bekerja.
3. Skandal Ijazah Palsu
Kongres Advokat Indonesia (KAI) secara resmi memecat Razman dari keanggotaan pada 15 Juli 2022 karena dugaan kepemilikan ijazah palsu.
Meski demikian, Razman membantah kabar pemecatan tersebut dan mengklaim kepada media bahwa dirinya sengaja mengundurkan diri.
Persoalan ini berbuntut panjang setelah KAI melaporkan Razman ke Polda Metro Jaya atas dugaan pemalsuan surat dan penggunaan akta palsu demi memberikan efek jera.
4. Perseteruan dengan Denise
Kontroversi lain yang tidak kalah menghebohkan adalah perseteruannya dengan selebgram Denise Chariesta. Konflik pecah saat Denise membuka posko pengaduan bagi para korban penipuan tas palsu Medina Zein.
Razman yang tidak terima kemudian mengirimkan surat somasi tertulis. Uniknya, Denise justru melayangkan aksi provokatif dengan menjadikan surat somasi tersebut sebagai bungkus gorengan.
Menanggapi hal itu, Razman melaporkan Denise ke Polda Sumatra Utara atas tuduhan pencemaran nama baik pada Desember 2023.
5. Kuasa Hukum Vadel Badjideh
Razman kembali memicu perdebatan di tengah masyarakat saat memutuskan untuk menjadi penasihat hukum Vadel Badjideh pada 19 September 2024.
Vadel sendiri merupakan tersangka dalam kasus dugaan asusila terhadap anak di bawah umur.
Kasus ini berjalan cukup alot di kepolisian, di mana tim penyidik Polres Metro Jakarta Selatan membutuhkan waktu hingga tujuh bulan sebelum akhirnya resmi menetapkan klien Razman tersebut sebagai tersangka.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Seedbacklink

