Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Bikin Resah, Oknum LSM Datangi SD, SMP hingga Yayasan di Sampang lalu Minta Uang Jutaan Rupiah

848317b7-3c7d-4ed9-a53b-3b3b4420fe5e
Ilustrasi .

Jurnalis:

Kabar Baru, Sampang – Sejumlah sekolah, lembaga pendidikan hingga yayasan di Kabupaten Sampang mengeluhkan ulah sejumlah oknum yang mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Para oknum tersebut diduga melakukan intimidasi dan meminta sejumlah uang kepada pihak sekolah dengan dalih pengawasan lembaga pendidikan, Kamis, (28/05/26).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para oknum LSM itu kerap mendatangi sekolah maupun yayasan sambil membawa data siswa dan sejumlah dokumen lainnya. Kedatangan mereka membuat banyak pihak sekolah merasa resah dan tertekan.

Salah satu pihak yayasan yang enggan disebutkan namanya mengaku, oknum tersebut hampir setiap tahun datang ke lembaganya. Bahkan, menurutnya, jumlah LSM yang datang tidak hanya satu atau dua organisasi saja.

“Sepertinya ini gabungan, tidak hanya oknum LSM Nusantara dan oknum LSM KPK RI. Yang pernah datang ke sekolah kami setidaknya ada sekitar empat nama LSM berbeda,” ungkapnya.

Ia menuturkan, para oknum tersebut biasanya menyoroti data siswa dan mempertanyakan berbagai administrasi lembaga. Karena terlalu sering didatangi, sejumlah kepala sekolah memilih tidak menemui mereka.

“Karena sering datang ke sekolah dan yayasan, kadang kepala sekolah memilih tidak menemui mereka,” katanya.

Namun, setelah tidak ditemui pihak sekolah, beberapa hari kemudian oknum tersebut kembali mengirimkan surat kepada lembaga pendidikan.

“Setelah tidak ditemui, selang beberapa hari mereka mengirim surat yang berisi undangan mutasi,” ujarnya.

Ia juga mengaku pernah menerima surat panggilan dari penyidik Polres Sampang, meski tidak mengetahui secara pasti persoalan yang dimaksud. Namun, ia menduga hal itu berkaitan dengan laporan dari oknum yang sebelumnya mendatangi lembaganya.

“Pernah dulu kami didatangi surat panggilan dari penyidik Polres Sampang. Tidak tahu masalahnya apa, tapi kemungkinan ada kaitannya dengan oknum LSM yang sering datang ke lembaga,” katanya.

Menurutnya, praktik tersebut sudah sangat meresahkan karena hampir merata menyasar lembaga pendidikan mulai tingkat SD, SMP hingga yayasan di Kabupaten Sampang.

Bahkan, kata dia, oknum tersebut juga mengirimkan surat kepada sejumlah lembaga dengan melampirkan tembusan ke instansi atau lembaga lain sehingga membuat pihak sekolah merasa tertekan.

“Kadang mereka datang berkelompok antar-LSM. Kalau satu LSM tidak berhasil, nanti menyuruh LSM lain untuk datang lagi,” ujarnya.

Nominal permintaan yang diajukan pun bervariasi, mulai dari Rp500 ribu , 1 juta hingga mencapai Rp2,2 juta kepada lembaga pendidikan.

“Nominalnya berbeda-beda, ada yang minta Rp500 ribu, 1 juta ada juga sampai Rp2,2 juta. Hampir banyak lembaga yang mengalami hal seperti ini,” tuturnya.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah sekolah dan yayasan lain di Kabupaten Sampang. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat turun tangan menindak oknum-oknum yang diduga memanfaatkan nama LSM untuk melakukan intimidasi terhadap dunia pendidikan.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store