BEM PTNU: Prabowo Buktikan Komitmen Jaga Independensi Penegakan Hukum

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menyatakan apresiasi terhadap komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memastikan proses penegakan hukum di Indonesia berjalan secara independen, profesional, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi.
Sikap tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum, termasuk dalam penanganan perkara yang menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, menegaskan bahwa komitmen Presiden Prabowo sejalan dengan semangat Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berwibawa melalui penegakan hukum yang adil serta pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih.
Menurutnya, Presiden telah memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional tanpa tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun.
“Presiden Prabowo telah menunjukkan kepemimpinan yang konsisten dengan semangat Asta Cita. Beliau memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional tanpa intervensi. Ini menjadi bukti bahwa komitmen pemberantasan korupsi tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui keberanian menegakkan hukum secara objektif dan berkeadilan,” ujar Achmad Baha’ur Rifqi.
BEM PTNU Se-Nusantara menilai proses hukum yang tengah berlangsung harus menjadi pembuktian nyata bahwa supremasi hukum benar-benar ditegakkan di Indonesia. Setiap dugaan tindak pidana, baik korupsi maupun tindak pidana pencucian uang, harus diusut secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Organisasi mahasiswa tersebut juga menilai ketegasan Presiden dalam mengawal reformasi hukum merupakan bagian penting dari upaya membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Karena itu, seluruh aparat penegak hukum didorong untuk bekerja secara transparan, akuntabel, independen, dan tidak tunduk pada tekanan maupun kepentingan pihak mana pun.
“Kami meyakini Presiden Prabowo tetap teguh pada komitmennya menjadikan pemberantasan korupsi sebagai salah satu agenda strategis pemerintahan. Oleh sebab itu, setiap proses hukum harus dijalankan secara independen, profesional, dan berdasarkan fakta hukum agar mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum,” lanjutnya.
Lebih lanjut, BEM PTNU Se-Nusantara mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghormati setiap tahapan proses hukum yang sedang berjalan serta menghindari pembentukan opini yang dapat memengaruhi independensi aparat penegak hukum. Di sisi lain, BEM PTNU juga mendorong Polri, Kejaksaan, dan seluruh lembaga penegak hukum agar terus menunjukkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam mengusut setiap dugaan tindak pidana tanpa memandang jabatan maupun kedudukan.
Sebagai organisasi mahasiswa yang menaungi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di berbagai daerah, BEM PTNU Se-Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agenda pemberantasan korupsi dan mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berpihak pada tegaknya supremasi hukum serta terwujudnya pemerintahan yang bersih sesuai cita-cita Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Penegakan hukum yang adil merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Maju. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses hukum secara objektif, menjaga persatuan, serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar dapat bekerja secara profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara,” tutup Achmad Baha’ur Rifqi. (Red)
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
