Ledakan Misterius Guncang Wanayasa, Satu Pekerja Tewas, Jibom Turun Tangan

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Ledakan dahsyat yang menghancurkan sebuah toko material di Jalan Raya Wanayasa, Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, menewaskan seorang pekerja dan memicu kepanikan warga. Kuatnya daya ledak tidak hanya merobohkan bangunan toko, tetapi juga merusak sejumlah rumah serta sebuah masjid di sekitar lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, dentuman ledakan terdengar hingga radius sekitar enam kilometer. Gelombang kejut yang ditimbulkan menyebabkan sedikitnya empat rumah warga dan satu masjid di seberang jalan mengalami kerusakan, terutama pada bagian kaca yang pecah.
Peristiwa itu terjadi saat warga tengah memulai aktivitas di Minggu pagi. Suara ledakan yang menggelegar membuat warga berhamburan keluar rumah untuk mencari tahu sumber kejadian.
“Saya sedang duduk di depan masjid, tiba-tiba terdengar ledakan sangat keras. Kaca masjid dan beberapa rumah langsung pecah. Suaranya terdengar sampai ke wilayah Wanayasa,” tutur Mamad, salah seorang saksi mata.
Menurut Mamad, ia sempat menanyakan kepada pemilik toko, Ahmad, apakah di dalam bangunan terdapat tabung gas atau bahan yang mudah meledak. Namun, pemilik toko mengaku tidak menyimpan tabung gas maupun material berbahaya di lokasi tersebut.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Joni, seorang pekerja toko material. Berdasarkan keterangan yang diperoleh saksi dari pihak keluarga korban, saat kejadian Joni tengah memotong besi menggunakan mesin gerinda.
“Saya mendapat informasi dari keluarganya, Pak Joni sedang menggerinda besi. Tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam sebuah lubang di area toko hingga korban terpental sekitar tiga meter,” ujar Ade, saksi lainnya.
Korban mengalami luka bakar berat disertai cedera serius pada bagian wajah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Hingga Minggu siang, petugas belum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Aparat masih menunggu kedatangan Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jawa Barat untuk memastikan tidak ada lagi potensi bahaya di lokasi sebelum proses penyelidikan dilaksanakan.
Pantauan di lapangan, personel Brimob bersenjata lengkap telah melakukan sterilisasi kawasan dan memasang garis polisi di sekitar TKP. Warga diminta menjauh dari lokasi demi alasan keselamatan.
Sementara itu, kepolisian menyatakan penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Tim identifikasi bersama Tim Jibom akan melakukan pemeriksaan menyeluruh setelah lokasi dinyatakan aman.
Kasus tersebut kini ditangani Polres Purwakarta bersama Polda Jawa Barat. Polisi masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab ledakan serta memastikan ada atau tidaknya faktor lain yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang akan disampaikan kepada publik.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
