Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

INSPIRE 2026 Dimulai, Dorong Ekoteologi Lintas Iman untuk Perdamaian

Jurnalis:

Kabar Baru, Salatiga — Kementerian Agama melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Sekretariat Jenderal memulai rangkaian International Symposium for Peace, Integrity and Responsive on Eco-Theology (INSPIRE 2026) lewat kegiatan kick-off di Universitas Kristen Satya Wacana, Kamis (16/4). Agenda ini menjadi titik awal konsolidasi gagasan lintas iman untuk merespons krisis kemanusiaan dan lingkungan global.

Kick-off dikemas dalam format mini international conference yang mempertemukan tokoh agama dan akademisi dari berbagai latar belakang. Forum ini menyoroti pentingnya integrasi antara spiritualitas, perdamaian, dan pelestarian lingkungan, sekaligus menjadi langkah awal menuju perumusan INSPIRE Declaration 2026.

Direktur Oxford Centre for Muslim-Christian Studies, Richard McCallum, mengatakan, dialog antariman merupakan fondasi penting dalam membangun perdamaian global.

“Dialog antariman menjadi fondasi penting dalam membangun perdamaian global,” ujar Richard McCallum.

Sementara itu, Willi Toisuta menegaskan peran strategis institusi pendidikan dalam memperkuat relasi lintas agama berbasis riset dan praktik.

“Institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam memperkuat relasi lintas agama berbasis riset dan praktik,” kata Willi Toisuta.

Fatimah Husein menekankan pentingnya perspektif keadilan sosial dan inklusivitas dalam pengembangan ekoteologi.

“Perspektif keadilan sosial dan inklusivitas menjadi penting dalam pengembangan ekoteologi,” ujar Fatimah Husein.

Adapun Samsul Ma’arif dari Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) UGM menggarisbawahi perlunya pendekatan interdisipliner untuk merespons krisis iklim dan konflik global.

“Pendekatan interdisipliner diperlukan dalam merespons krisis iklim dan konflik global,” kata Samsul Ma’arif.

INSPIRE 2026 mengusung tema “Merawat Bumi, Mewujudkan Perdamaian, Menjaga Masa Depan Peradaban”. Tema ini menempatkan ekoteologi sebagai paradigma baru dalam kehidupan beragama, dengan menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari kesalehan spiritual dan tanggung jawab kemanusiaan.

Rangkaian kegiatan akan berlanjut dalam program Road to INSPIRE 2026, termasuk call for papers, research competition, publikasi jurnal internasional, dialog lintas iman, dan forum kolaboratif antarnegara. Seluruh agenda tersebut akan bermuara pada Simposium Internasional INSPIRE 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 September 2026 di Jakarta.

Forum puncak itu akan menghadirkan tokoh agama dunia, penandatanganan INSPIRE Declaration 2026, serta penguatan jejaring global untuk mendorong aksi nyata di bidang perdamaian dan pelestarian lingkungan.

Melalui inisiatif ini, Indonesia kembali menegaskan posisinya dalam diplomasi kerukunan berbasis nilai agama, dengan harapan INSPIRE 2026 tidak berhenti sebagai forum dialog, tetapi berkembang menjadi gerakan global yang konkret.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store