Inovasi Tanpa Henti Kades Sontang Pimpin Revolusi Digital dan Swadaya Masyarakat

Jurnalis: Moh Nasir
kabarbaru, BONAI DARUSSALAM – Desa Sontang di Kecamatan Bonai Darussalam tengah bersiap melakukan lompatan besar. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Zulfahrianto, desa ini mencanangkan visi strategis bertajuk “Menuju Kota Sontang Mandiri dan Modern”, sebuah langkah nyata untuk mengubah wajah desa dari keterbatasan menuju pusat kemajuan ekonomi baru.
Zulfahrianto menegaskan bahwa masa jabatannya saat ini menjadi momentum krusial untuk membenahi fundamental desa, terutama pada aspek infrastruktur jalan dan akses energi yang selama ini menjadi tantangan utama.
“Kami tidak ingin Desa Sontang hanya sekadar menjadi penonton pembangunan. Fokus kami adalah kolaborasi antara warga, pemerintah desa, dan mitra usaha untuk menciptakan kemandirian ekonomi melalui digitalisasi dan pengembangan sektor pariwisata,” ujar Zulfahrianto dalam keterangannya, Kamis (7/5).
Guna mewujudkan ambisi tersebut, pemerintah desa telah menyusun peta jalan pembangunan yang bertumpu pada lima pilar utama:
Pengembangan Kawasan Semi-Kota: Percepatan pembangunan jalan aspal, instalasi lampu jalan tenaga surya (solar cell), dan penguatan transportasi publik.
Modernisasi Infrastruktur & Digitalisasi: Transformasi sistem pemerintahan desa menuju digital guna menciptakan pelayanan publik yang lebih responsif.
Pemberdayaan Ekonomi UMKM: Penguatan pelaku usaha lokal melalui pelatihan intensif dan pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar.
Pelayanan Publik Digital (E-Government): Implementasi layanan administrasi dan kesehatan berbasis digital untuk kemudahan akses warga.
Optimasi Eko-Turisme: Pengembangan potensi alam melalui konsep pariwisata berkelanjutan, pembangunan homestay, dan destinasi wisata desa.
Data menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Sejak tahun 2018, program bantuan pangan dan pengembangan wirausaha mandiri tercatat meningkat signifikan. Dampak ini semakin diperkuat dengan akselerasi investasi infrastruktur yang mulai terlihat hasilnya secara masif pada periode 2020 hingga 2023.
Zulfahrianto meyakini bahwa kunci keberhasilan visi ini terletak pada sinergi. “Kolaborasi untuk kemajuan adalah harga mati. Sinergi antara warga yang aktif, transparansi pemerintah desa, dan kemitraan strategis dengan dunia usaha adalah motor penggerak Sontang Modern,” tambahnya.
Dengan semangat perubahan ini, Desa Sontang diproyeksikan menjadi pilot project (proyek percontohan) bagi desa-desa lain di Kecamatan Bonai Darussalam dalam hal transformasi digital dan kemandirian ekonomi pedesaan.(Jimy)
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Warta IDN
Seedbacklink

