Sekda Buka Forum, Penguatan Data Kependudukan Menuju Bone Bolango Juara

Jurnalis: Rianto
Kabar Baru, Gorontalo— Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango secara resmi membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik
dengan tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dokumen Kependudukan Menuju Bone Bolango Juara”, yang digelar di Naffil Caffe dan Resto pada Kamis (26/02/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta perwakilan masyarakat dari berbagai wilayah di kabupaten tersebut.
Dokumen Kependudukan Jadi Fondasi Pemerintahan dan Pembangunan
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa dokumen administrasi kependudukan seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan dokumen pencatatan sipil lainnya merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
“Data kependudukan yang akurat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pembangunan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, maupun infrastruktur. Jika data tidak valid dan tidak terbarui, maka perencanaan dan pelayanan publik tidak akan berjalan optimal,” ujarnya.
Tantangan Utama: Akurasi, Pembaruan, dan Integrasi Data
Menurut Sekda, tantangan utama dalam pengelolaan administrasi kependudukan saat ini adalah memastikan akurasi data, pembaruan secara berkala, serta integrasi data antar instansi. Data kependudukan bersifat dinamis karena terus berubah akibat perpindahan penduduk, perubahan status pekerjaan, kelahiran, maupun kematian.
Ia juga menekankan pentingnya integrasi data agar dapat dimanfaatkan secara sektoral oleh seluruh perangkat daerah, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan. Dengan basis data yang terintegrasi, program bantuan sosial, layanan kesehatan, subsidi, hingga perencanaan infrastruktur dapat tepat sasaran sesuai dengan karakteristik dan jumlah penduduk di setiap wilayah.
Masyarakat Diminta Proaktif Laporkan Perubahan Data
Sekda mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam melaporkan setiap perubahan data kependudukan, menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan data yang akurat dan mutakhir.
“Jangan sampai ada warga yang sudah pindah tetapi masih tercatat, atau yang sudah meninggal namun belum dilaporkan. Semua perubahan harus segera diperbarui agar tidak berdampak pada pelayanan publik dan perencanaan pembangunan,” tegasnya.
Harapan Tercipta Masukan Konstruktif
Melalui forum konsultasi publik ini, pihak pemerintah daerah berharap dapat menerima masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan secara berkelanjutan. Sekda menegaskan bahwa pengelolaan data tidak dapat dilakukan secara parsial atau dalam satu waktu saja, melainkan harus terus diperbarui dan diperkuat dari waktu ke waktu.
Dengan resmi membuka kegiatan tersebut, Sekda menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dokumen kependudukan demi terwujudnya Bone Bolango yang unggul dan berdaya saing.***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

