Ilham Febryan Ajak Anak Muda Keluar dari Zona Nyaman demi Mewujudkan Indonesia Berdaya Saing Global

Jurnalis: Wafil M
Kabar Baru, Yogyakarta – Di tengah perubahan dunia yang berlangsung begitu cepat, tantangan terbesar generasi muda saat ini bukan lagi sekadar memperoleh pendidikan formal. Lebih dari itu, mereka dituntut memiliki keberanian untuk memulai, kemauan untuk terus belajar, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika global yang terus berkembang.
Gagasan tersebut secara konsisten disuarakan oleh Ilham Febryan, S.E., M.E., seorang Master of Economics, penulis buku Mulai Aja Dulu, sekaligus Founder Indonesian Youth Excursion Network (IYEN). Menurutnya, masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya dalam menghadapi tantangan zaman.
Ilham meyakini bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kekuatan dunia berkat bonus demografi yang dimiliki. Namun, potensi tersebut hanya akan menjadi keunggulan apabila generasi mudanya dibekali karakter yang kuat, wawasan global, kemampuan berpikir kritis, serta semangat belajar sepanjang hayat.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh keberanian mengambil peluang ketika kesempatan datang.
“Banyak orang memiliki mimpi besar, tetapi hanya sedikit yang berani mengambil langkah pertama. Padahal, setiap pencapaian besar selalu diawali oleh keputusan sederhana untuk memulai,” ujar Ilham Febryan.
Pandangan tersebut menjadi landasan utama dalam buku Mulai Aja Dulu. Melalui buku itu, Ilham mengajak pembaca untuk mengatasi rasa takut gagal, keluar dari zona nyaman, serta membangun kebiasaan bertindak. Ia menegaskan bahwa kemajuan tidak lahir dari kesempurnaan, melainkan dari keberanian mencoba dan konsistensi dalam belajar.
Selain aktif sebagai penulis, Ilham juga mendirikan Indonesian Youth Excursion Network (IYEN) sebagai wadah pengembangan generasi muda melalui berbagai program kepemimpinan, pendidikan global, pertukaran budaya, kunjungan universitas, kunjungan industri, hingga kolaborasi internasional.
Baginya, pengalaman lintas negara bukan sekadar memberikan kesempatan untuk melihat dunia, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, meningkatkan kemampuan komunikasi, memperluas perspektif, serta menumbuhkan rasa percaya diri agar mampu bersaing di tingkat global.
Sebagai lulusan Magister Ekonomi (Master of Economics), Ilham memiliki perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia. Ia meyakini bahwa investasi terbaik suatu bangsa bukan hanya pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, melainkan pembangunan manusia yang memiliki integritas, kompetensi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Dalam berbagai seminar, kuliah umum, dan forum kepemudaan, Ilham kerap mengangkat berbagai isu strategis, seperti kepemimpinan generasi muda, pengembangan diri, personal branding, produktivitas, pendidikan global, hingga pentingnya membangun jejaring internasional sejak usia muda.
Menurutnya, generasi masa depan membutuhkan lebih dari sekadar motivasi. Mereka membutuhkan pola pikir yang benar, pengalaman yang relevan, serta lingkungan yang mampu mendorong mereka untuk terus berkembang dan menghasilkan karya nyata.
Ilham juga percaya bahwa setiap anak muda memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing. Namun, kepemimpinan tidak lahir secara instan. Kepemimpinan merupakan hasil dari proses belajar yang berkelanjutan, keberanian menghadapi tantangan, serta kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Melalui karya tulis, berbagai program kepemudaan, dan forum yang diikutinya, Ilham terus mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak takut memiliki mimpi besar. Baginya, mimpi harus disertai tindakan nyata karena masa depan tidak dibangun oleh mereka yang hanya menunggu, melainkan oleh mereka yang berani melangkah.
Ke depan, Ilham berharap semakin banyak anak muda Indonesia memperoleh akses terhadap pendidikan berkualitas, pengalaman internasional, dan ruang kolaborasi yang mampu memperluas wawasan mereka. Ia meyakini bahwa ketika semakin banyak generasi muda berani memulai, terus belajar, dan siap menghadapi dunia, Indonesia akan memiliki fondasi yang jauh lebih kuat untuk bersaing di tingkat global.
“Masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas manusia yang kita siapkan hari ini. Karena itu, saya percaya bahwa tugas kita bukan hanya meraih kesuksesan untuk diri sendiri, melainkan membuka jalan agar lebih banyak anak muda memiliki kesempatan untuk tumbuh, memimpin, dan memberikan dampak bagi dunia,” tutup Ilham Febryan, S.E., M.E.
Gagasan yang dibawa Ilham Febryan menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah atau pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga pada lahirnya generasi muda yang memiliki keberanian untuk memulai, semangat belajar tanpa henti, serta kesiapan menjadi warga dunia yang mampu berkontribusi secara positif bagi Indonesia dan masyarakat global.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
