Warga Bayuwangi Rela Tempuh 1 Km Cari Air, TNI Bergerak Cepat

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Musim kemarau berkepanjangan mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Purwakarta. Salah satunya warga Dusun 3 RW 05, tepatnya di RT 12, dan RT 13 Kampung Bayuwangi, Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Merespons kondisi tersebut, Koramil 1901/Wanayasa Kodim 0619/Purwakarta bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak. Sebanyak 3 tangki air bersih didistribusikan menggunakan armada water tank milik Kodim 0619/Purwakarta.
Bantuan tersebut menjadi sangat berarti bagi masyarakat. Pasalnya, sebelum adanya distribusi air bersih, warga Kampung Bayuwangi harus menempuh jarak sekitar satu kilometer untuk mengambil air dari sumber yang masih tersedia.
Kondisi itu tentu cukup menyulitkan warga, terlebih kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap hari, baik untuk minum, memasak, maupun keperluan rumah tangga lainnya.
Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar mengatakan, respons cepat tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen jajaran TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di setiap wilayah binaan diharapkan mampu menjadi mata dan telinga satuan dalam mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Prajurit TNI harus memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya. Ketika ada warga yang mengalami kesulitan, termasuk kekurangan air bersih, kita harus segera merespons dan membantu sesuai kemampuan yang kita miliki,” ujar Letkol Arh Fredy Jaguar. Rabu (2/9/2026).
Ia menegaskan, TNI akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
Letkol Arh Fredy Jaguar juga mengimbau masyarakat Kabupaten Purwakarta untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada Babinsa maupun Koramil apabila mengalami kesulitan air bersih atau menemukan potensi bencana di lingkungannya.
“Jangan sungkan untuk melapor kepada Babinsa setempat apabila mengalami kesulitan air bersih atau melihat adanya tanda-tanda bencana lainnya. Insyaallah, prajurit TNI akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga di wilayah binaan mengalami kesulitan,” katanya.
Sementara itu, Danramil 1901/Wanayasa Kapten Arm Bambang Priambodo menjelaskan, penyaluran bantuan air bersih dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi mengenai kondisi warga Kampung Bayuwangi yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
“Begitu kami mendapatkan informasi bahwa warga mengalami kesulitan air bersih, kami langsung mengambil langkah untuk membantu. Air bersih ini kami distribusikan menggunakan armada water tank Kodim 0619/Purwakarta,” jelasnya.
Kapten Arm Bambang Priambodo menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat di wilayah Kecamatan Wanayasa, terutama selama musim kemarau masih berlangsung.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Jika memang masih ada kebutuhan air bersih, tentunya akan kami komunikasikan dan upayakan penanganannya,” ujarnya.
Bagi warga Kampung Bayuwangi, bantuan air bersih tersebut setidaknya meringankan beban mereka di tengah sulitnya memperoleh sumber air. Sejumlah warga penerima manfaat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kodim 0619/Purwakarta dan Koramil 1901/Wanayasa yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat.
Salah seorang warga penerima manfaat mengaku bantuan tersebut sangat membantu, mengingat sebelumnya warga harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air.
“Bantuan air ini sangat membantu kami. Sebelumnya kami harus mengambil air sekitar satu kilometer dari kampung. Terima kasih kepada TNI yang sudah membantu warga,” ungkapnya.
Warga lainnya berharap distribusi air bersih dapat kembali dilakukan apabila kondisi kemarau berkepanjangan menyebabkan sumber air semakin sulit diperoleh.
Langkah cepat Koramil 1901/Wanayasa tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan pertahanan, prajurit kewilayahan juga dituntut peka terhadap kondisi sosial serta hadir memberikan bantuan ketika masyarakat membutuhkan.
Di tengah ancaman kekeringan akibat musim kemarau, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih, tetap terpenuhi. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
