Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Ada Sulingjar di Balik TKA, SMPN 3 Purwakarta Bidik Rapor Pendidikan 2027

file_00000000e92881fa86b63678ce81e5e0
Kepala SMPN 3 Purwakarta menyampaikan arahan kepada orang tua siswa dalam pertemuan persiapan menghadapi TKA Tahun Pelajaran 2026–2027.

Jurnalis:

Kabar Baru, Purwakarta – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2026–2027, SMPN 3 Purwakarta memperkuat koordinasi dan sinergi dengan orang tua atau wali siswa kelas IX. Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan yang digelar di ruang laboratorium SMPN 3 Purwakarta, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Senin (31/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk menyamakan persepsi sekaligus membangun kolaborasi dengan orang tua dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi TKA. Selain membahas kesiapan akademik, sekolah juga memberikan pemahaman mengenai mekanisme dan berbagai tahapan yang perlu dipersiapkan siswa.

Kepala SMPN 3 Purwakarta, Muhamad Husni, mengatakan keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendukung kesiapan siswa, baik dari sisi akademik maupun mental.

“Pertemuan ini kami lakukan untuk menyamakan persepsi antara sekolah dan orang tua. Kami berharap orang tua dapat memberikan dukungan penuh kepada anak-anak dalam menghadapi TKA, sehingga mereka dapat mengikuti seluruh tahapan dengan persiapan yang optimal,” ujar Muhamad Husni.

Menurutnya, TKA tidak semata-mata dipandang sebagai sebuah tes, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemetaan kemampuan akademik peserta didik. Karena itu, sekolah berupaya memberikan pendampingan secara terarah agar siswa dapat menghadapi asesmen dengan kesiapan yang baik.

Muhamad Husni menjelaskan, orang tua dapat memberikan dukungan melalui pendampingan belajar di rumah, membantu mengatur waktu belajar dan istirahat, menyediakan fasilitas yang diperlukan, serta memberikan motivasi kepada anak. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar siswa dapat belajar secara optimal tanpa merasa terbebani.

“Yang tidak kalah penting adalah kesiapan mental anak. Kami ingin siswa menghadapi TKA dengan percaya diri, tenang dan tetap memiliki semangat belajar. Untuk itu, dukungan orang tua sangat kami harapkan,” katanya.

Selain membahas persiapan TKA, pihak sekolah juga menyampaikan berbagai informasi teknis terkait tahapan pelaksanaan asesmen, mulai dari simulasi, gladi bersih hingga pelaksanaan tes.

Persiapan menghadapi TKA juga didukung oleh capaian akademik SMPN 3 Purwakarta yang menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan data statistik nilai dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Asesmen Pendidikan, capaian nilai rata-rata SMPN 3 Purwakarta pada Tahun Pelajaran 2025–2026 berada di atas rata-rata nasional, provinsi maupun kabupaten.

Nilai rata-rata SMPN 3 Purwakarta tercatat pada kisaran 71,66–42,99, sedangkan rata-rata nasional berada pada angka 62,05–40,93, tingkat provinsi 62,77–40,47, dan tingkat kabupaten 61,33–39,41.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa proses pembelajaran dan pembinaan akademik di SMPN 3 Purwakarta terus menunjukkan perkembangan positif.

Dalam rangkaian pelaksanaan TKA, peserta didik juga akan mengikuti Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar). Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran mengenai kondisi lingkungan belajar dan berbagai faktor yang mendukung proses pendidikan di satuan pendidikan.

Muhamad Husni mengatakan, hasil Sulingjar memiliki arti penting karena dapat menjadi salah satu komponen informasi dalam pemetaan mutu pendidikan yang selanjutnya berkontribusi terhadap Rapor Pendidikan SMPN 3 Purwakarta Tahun 2027.

“Dalam pelaksanaan TKA, peserta didik juga mengisi Survei Lingkungan Belajar. Kami berharap siswa dapat mengisinya dengan jujur dan sesuai dengan kondisi yang mereka alami selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Hasilnya akan menjadi bagian dari gambaran kondisi satuan pendidikan dan berdampak pada Rapor Pendidikan SMPN 3 Purwakarta Tahun 2027,” jelasnya.

Ia menambahkan, sekolah terus berkomitmen melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan. Tidak hanya mengejar capaian akademik, SMPN 3 Purwakarta juga berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, kondusif, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.

Muhamad Husni menegaskan, persiapan menghadapi TKA harus dilakukan secara bersama-sama. Sekolah memiliki tanggung jawab dalam memberikan pembelajaran dan pendampingan, sementara orang tua berperan menciptakan dukungan positif di lingkungan keluarga.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepercayaan diri dan kesiapan mental. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci agar seluruh persiapan ini berjalan dengan baik,” pungkasnya. ***

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store