Mama Firda Punya Cara Unik Saat Review Skincare, Videonya Banjir Komentar Positif dari Netizen

Jurnalis: Wafil M
Kabar Baru, Jember – Konten review skincare kini semakin mudah ditemukan di media sosial. Namun, di tengah banyaknya kreator yang membahas produk kecantikan dengan gaya serupa, Mama Firda memiliki cara tersendiri untuk membuat ulasannya tetap menarik dan mudah diingat. Gaya penyampaiannya yang santai, spontan, dan apa adanya menjadi salah satu alasan konten review skincare yang dibuatnya mendapat perhatian positif dari netizen.
Mama Firda merupakan nama panggung dari Subaida, kreator konten asal Jember, Jawa Timur. Perempuan kelahiran 1 Juli 1987 tersebut aktif membagikan konten melalui akun TikTok @mamafirda01 yang kini memiliki sekitar 767,9 ribu pengikut.
Konten yang dihadirkannya cukup beragam, mulai dari beauty, foodies, lifestyle, hingga video keseharian sebagai seorang ibu. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah konten review produk, termasuk skincare.
Alih-alih membuat ulasan dengan gaya yang terlalu formal, Mama Firda justru membawa karakter dirinya ke dalam setiap video. Ia menggunakan bahasa sehari-hari, menunjukkan ekspresi secara natural, serta tidak ragu memperlihatkan reaksi ketika mencoba sebuah produk.
Cara tersebut membuat kontennya terasa lebih dekat dengan kehidupan penonton.
“Kalau saya review produk, saya memang lebih nyaman ngomong seperti biasa saja. Saya tidak mau terlalu dibuat-buat karena menurut saya orang juga ingin melihat pengalaman yang sebenarnya,” ujar Mama Firda.
Tidak Sekadar Membaca Klaim Produk
Bagi Mama Firda, membuat review skincare bukan hanya tentang menyebutkan nama produk, harga, atau manfaat yang tercantum pada kemasan. Ia berusaha memberikan sudut pandang berdasarkan pengalaman ketika menggunakan produk tersebut.
Menurutnya, hal itu penting karena penonton membutuhkan informasi yang mudah dipahami sebelum memutuskan membeli suatu produk.
“Saya lebih suka kalau produknya dicoba dulu. Jadi ketika ngomong, saya bisa menjelaskan berdasarkan pengalaman sendiri. Kalau ada yang saya suka, saya bilang suka. Kalau ada yang kurang, saya juga sampaikan dengan cara yang baik,” katanya.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu bagian dari personal branding Mama Firda sebagai reviewer. Ia ingin audiens mengenalnya bukan hanya karena jumlah pengikut, tetapi juga karena karakter dan cara menyampaikan sebuah ulasan.
Kejujuran pun menjadi salah satu hal yang terus dijaga. Menurut Mama Firda, kepercayaan netizen merupakan aset penting bagi seorang kreator, terlebih ketika konten yang dibuat berkaitan dengan rekomendasi produk.
Gaya Unik Jadi Ciri Khas
Selain gaya review yang natural, Mama Firda juga memiliki sejumlah ciri khas yang membuat kontennya mudah dikenali. Salah satunya adalah gaya komunikasi yang santai dan penuh humor.
Ia juga kerap menggunakan ungkapan khas “di galoy galoy” dalam kontennya. Kalimat tersebut kemudian menjadi salah satu identitas yang melekat dengan sosok Mama Firda dan membuat audiens lebih mudah mengingatnya.
“Sebenarnya itu sudah jadi kebiasaan saya ngomong. Saya tidak menyangka malah banyak yang ingat dan ikut-ikutan. Dari situ saya sadar kalau hal kecil seperti itu bisa menjadi ciri khas,” tuturnya.
Menurutnya, seorang kreator tidak perlu memaksakan diri mengikuti gaya orang lain hanya demi mendapatkan perhatian. Justru, karakter yang muncul secara natural bisa menjadi kekuatan dalam membangun personal branding.
Emas Besar Jadi Identitas Visual
Tidak hanya dari gaya bicara, Mama Firda juga memiliki identitas visual yang cukup kuat. Dalam sejumlah kontennya, ia kerap tampil menggunakan perhiasan emas berukuran besar, mulai dari kalung, gelang hingga cincin.
Penampilan tersebut kemudian menjadi bagian dari ciri khas Mama Firda ketika muncul di depan kamera. Baginya, personal branding tidak hanya dibangun melalui jenis konten, tetapi juga melalui elemen visual yang membuat seseorang mudah dikenali.
“Saya memang suka memakai emas besar. Lama-lama orang juga mengenali saya dari situ. Jadi menurut saya personal branding itu bisa dari banyak hal, dari cara bicara, penampilan, sampai bagaimana kita menyampaikan konten,” ungkapnya.
Konsistensi tersebut membuat sosok Mama Firda semakin mudah dikenali ketika muncul di lini masa media sosial.
Pernah Jadi Top Affiliate Indonesia
Popularitas Mama Firda di media sosial juga dibarengi dengan berbagai pencapaian. Ia pernah meraih posisi Top 1 Affiliate dengan penjualan terbanyak di Indonesia.
Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kepercayaan audiens yang dibangunnya melalui konten dapat memberikan dampak nyata. Selain itu, Mama Firda juga pernah diundang ke kantor TikTok Indonesia, mendapatkan reward berupa perjalanan liburan ke luar negeri, serta meraih penghargaan Best Creator dari salah satu brand kecantikan di Indonesia.
Meski telah meraih berbagai pencapaian, Mama Firda mengaku masih terus belajar mengikuti perkembangan dunia digital.
“Setiap hari pasti ada hal baru di media sosial. Jadi saya juga tidak mau merasa sudah bisa. Saya masih belajar dari konten-konten yang saya buat dan dari respons followers,” ujarnya.
Berawal dari Tak Pernah Kepikiran Jadi Kreator
Kesuksesan Mama Firda saat ini terasa semakin menarik karena sebelumnya ia mengaku tidak pernah bercita-cita menjadi seorang konten kreator.
Bahkan, ketika pertama kali ingin serius membuat konten, ia sempat tidak mendapatkan izin dari sang suami. Saat itu, Mama Firda dan keluarga masih menjalankan toko sembako.
Namun, ia memilih tetap mencoba. Perlahan, konten yang dibuatnya mulai mendapat respons dan membuka peluang baru. Hingga akhirnya, keluarga memutuskan menutup toko sembako agar Mama Firda bisa lebih fokus mengembangkan karier di dunia digital.
“Saya dulu benar-benar tidak pernah membayangkan bisa sampai seperti sekarang. Awalnya cuma coba-coba bikin video. Ternyata dari situ ada jalan rezeki dan akhirnya saya serius,” ungkapnya.
Perjalanan tersebut menjadi bagian penting dari kisah Mama Firda dalam membangun personal branding. Ia membuktikan bahwa seorang kreator tidak harus memulai dengan konsep yang sempurna. Karakter yang kuat, konsistensi, dan kemampuan membangun kepercayaan justru menjadi modal penting untuk berkembang.
Kini, melalui konten review skincare dan berbagai konten lainnya, Mama Firda terus mempertahankan gaya yang menjadi ciri khasnya. Ia tidak ingin kehilangan karakter hanya demi mengejar tren.
“Buat saya, yang paling penting jangan kehilangan diri sendiri. Viral itu bonus. Kalau orang sudah percaya dan nyaman melihat konten kita, itu yang harus dijaga,” pungkas Mama Firda.
Dengan gaya review yang unik, komunikasi yang natural, serta personal branding yang konsisten, Mama Firda berhasil menciptakan identitas tersendiri di tengah persaingan kreator konten yang semakin ramai. Bukan hanya soal mendapatkan banyak penonton, perjalanan tersebut juga memperlihatkan bagaimana karakter autentik dapat menjadi kekuatan untuk membangun kepercayaan audiens di dunia digital.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
