HMPS IKOR FIKK UNM Dorong Remaja Lawan Sedentary Lifestyle melalui Micro Habits

Jurnalis: Wafil M
Kabar Baru, Makassar — Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan (HMPS IKOR) Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) menjadi mitra dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Edukasi dan Implementasi Gaya Hidup Aktif Berbasis Micro Habits untuk Mengatasi Sedentary Lifestyle pada Remaja.”
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran sekaligus membangun kebiasaan gerak sederhana di kalangan remaja akhir dan mahasiswa. Program menyoroti persoalan gaya hidup sedentari, yakni kebiasaan terlalu lama duduk atau minim aktivitas fisik, yang semakin sering muncul akibat tuntutan akademik, penggunaan laptop, rapat organisasi, hingga tingginya waktu penggunaan gawai untuk hiburan.
Ketua pelaksana PKM, Arfandi Akkase, menjelaskan bahwa aktivitas sedentari tidak selalu berarti seseorang tidak berolahraga. Seseorang dapat saja berolahraga pada waktu tertentu, tetapi tetap menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk lama saat kuliah, mengerjakan tugas, mengikuti rapat, atau menggunakan gawai. Karena itu, pola duduk panjang perlu diselingi dengan aktivitas fisik ringan secara teratur.
“Perubahan gaya hidup tidak harus selalu dimulai dari program olahraga yang berat. Kami memperkenalkan pendekatan micro habits, yaitu kebiasaan-kebiasaan kecil yang mudah dilakukan, tetapi dijalankan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Pendekatan micro habits diterapkan melalui aktivitas sederhana, seperti melakukan jeda aktif setelah duduk dalam waktu lama, berjalan singkat sebelum atau sesudah rapat, melakukan peregangan selama beberapa menit, menggunakan tangga apabila memungkinkan, serta mengatur pengingat untuk bergerak ketika belajar atau bekerja di depan layar.
Program ini menyasar anggota HMPS IKOR FIKK UNM yang didominasi mahasiswa usia remaja akhir. Kelompok ini dipilih karena memiliki aktivitas akademik dan organisasi yang cukup padat, tetapi juga mempunyai potensi besar menjadi contoh atau agen perubahan gaya hidup aktif bagi teman sebaya maupun lingkungan sekitarnya.
Dalam pelaksanaannya, tim PKM tidak hanya memberikan materi edukasi mengenai dampak sedentary lifestyle, tetapi juga melaksanakan praktik langsung. Peserta diperkenalkan pada cara memutus kebiasaan duduk berkepanjangan melalui active break atau jeda aktif, micro-workout berdurasi sekitar tiga hingga lima menit, serta pengaturan target kebiasaan gerak yang realistis.
Kegiatan ini penting karena perilaku sedentari pada remaja masih menjadi perhatian kesehatan. Dalam proposal PKM, disebutkan bahwa analisis data Global School-based Student Health Survey tahun 2015 menunjukkan prevalensi perilaku sedentari selama tiga jam atau lebih per hari pada remaja Indonesia usia 11–18 tahun mencapai 27,7 persen. Kebiasaan tersebut berpotensi berkaitan dengan penurunan kebugaran, gangguan kualitas tidur, meningkatnya risiko kelebihan berat badan, serta dampak kurang baik terhadap kesehatan fisik dan mental.
Melalui kegiatan ini, HMPS IKOR FIKK UNM diharapkan tidak hanya menjadi penerima edukasi, tetapi juga mampu mengembangkan sistem kebiasaan aktif yang berkelanjutan dalam kehidupan organisasi. Kebiasaan kecil seperti berdiri dan meregangkan tubuh di sela rapat, berjalan beberapa menit setelah belajar, atau mengurangi waktu layar yang tidak perlu dinilai dapat menjadi langkah awal untuk mencegah sedentary lifestyle.
“Harapannya, peserta tidak berhenti pada pemahaman tentang pentingnya bergerak, tetapi benar-benar mampu menerapkannya dalam rutinitas harian. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan kecil dapat berkembang menjadi gaya hidup aktif yang lebih sehat,” kata Arfandi Akkase.
Dengan kolaborasi antara tim pelaksana PKM dan HMPS IKOR FIKK UNM, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader penggerak gaya hidup aktif yang mampu mengampanyekan pentingnya mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama dan membangun pola hidup sehat di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Poros Merdeka
Portal Tujuh
Idealita News
Kita Notice
Dinamika Post
Radar Baru
Seedbacklink
