Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Rektor Faisal: Universitas Madura Siap Jadi Pelopor Kampus Antikorupsi di Madura

Universitas Madura
Rektor Universitas Madura Dr. Faisal Estu Yulianto. (Foto: Istimewa).

Jurnalis:

Kabar Baru, Pamekasan – Dalam rangkaian Dies Natalis Universitas Madura ke-44. Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H wakil ketua KPK RI menjadi narasumber dalam Kuliah Tamu dengan tema “Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia dari Masa Ke Masa,” yang dilaksanakan pada (23/5/22).

Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H wakil ketua KPK RI dalam materi kuliah tamu tersebut menyampaikan. Indonesia terlahir dengan sebuah semangat untuk meng-Indonesia kan raya, dan merayakan Indonesia.

Dunia Pendidikan rayanya tentu keilmuannya, penegak Hukum raya tentang keadilannya, dan bagi anggota Dewan rayanya tentang Demokratisnya.

“Membangun Indonesia untuk ikut andil dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi itu melalui pendidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut pria kelahiran Sumenep Madura tersebut menambahkan mendirikan perguruan tinggi agar untuk mengantar mahasiswa terhadap tiga hal yaitu Kompetensi atau Ilmu, Keterampilan atau Dedikasi, dan yang terakhir Integritas.

Gestun Jogja

“Bangsa kita tidak kurang orang yang sarjana atau Profesor, tapi negara kita butuh orang yang berintegritas, karena pendidikan adalah tempat untuk memperbaiki bangsa melalui dedikasi untuk terampil dan yang berintegritas,” pesannya.

Terkait hal itu tak ayal Rektor Universitas Madura Dr. Faisal Estu Yulianto. Berkeinginan menerapkan Mata kuliah Dasar Umum (MKDU) mata kuliah Anti Korupsi, sebagai mata kuliah wajib di Unira. Guna menjadi bagian dari pencegahan Anti Korupsi di Indonesia khususnya di Madura.

Bapak Faisal sapaan akrabnya menyampaikan ruang akademik sebagai tempat mendidik penerus bangsa untuk menjadi pelopor, bagi masyarakat sekitar, agar kita mampu membantu pemerintah dalam pencegahan korupsi.

“Mari kita mulai dari kita sendiri, mulai dari saat ini untuk mencegah dan memberantas korupsi di Indonesia, agar Pamekasan dan Madura pada khususnya menjadi percontohan nasional, untuk daerah yang mampu melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan baik.” ucapnya saat memberi sambutan pada acara Kuliah Tamu.

Terkait ikut andilnya para peran pendidikan terhadap pemberantasan korupsi, disela kesibukannya Rektor yang dikenal berwibawa tersebut menyampaikan untuk sementara sambil mengevaluasi kurikulum yang setiap tahun kita lakukan.

“Tapi paling tidak minimal kita sudah ada usaha. Akan kita jalankan Matakuliah Dasar Umum (MKDU) anti korupsi.”

Beliau menambahkan, kedepannya Unira kemungkinan akan berperan untuk mendidik mahasiswa untuk tidak korupsi dengan menambahkan mata kuliah anti korupsi.

“Kedepan tidak menutup kemungkinan akan ada matakuliah baru, yakni matakuliah umum anti korupsi,” tutupnya.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store