Kabar Gembira! Upah Minimum 2026 Naik, Cek Daftar Bantuan Buruh Lainnya

Jurnalis: Joko Prasetyo
Kabar Baru, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui akun Instagram resminya membeberkan sejumlah program strategis Presiden Prabowo Subianto.
Program-program tersebut fokus sepenuhnya pada peningkatan kesejahteraan para pekerja dan buruh di seluruh Indonesia.
Pemerintah menegaskan komitmen kuat dalam memperkuat daya beli serta perlindungan bagi tenaga kerja nasional.
Salah satu kebijakan utama yang menjadi sorotan adalah kenaikan upah minimum sebesar 5 hingga 8 persen berdasarkan PP Nomor 49 Tahun 2025.
Selain upah, pemerintah menghadirkan berbagai skema bantuan langsung guna meringankan beban ekonomi pekerja.
Program tersebut mencakup Bonus Hari Raya (BHR) untuk kurir dan pengemudi ojek online, serta Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp600 ribu bagi jutaan buruh.
Jaminan Sosial dan Pelatihan Vokasi
Pemerintah juga memberikan perhatian besar pada perlindungan sosial dengan memberikan diskon 50 persen iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja mandiri.
Manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) kini juga meningkat, di mana pekerja bisa mendapatkan uang tunai sebesar 60 persen dari upah selama enam bulan.
Guna meningkatkan daya saing, pemerintah menjalankan program pelatihan vokasi nasional dengan target 70 ribu peserta pada tahun 2026.
Selain itu, program magang nasional membuka peluang bagi 100 ribu lulusan perguruan tinggi untuk masuk ke dunia industri.
Saat ini, pemerintah bersama DPR juga tengah merampungkan penyusunan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
Pengamanan Ketat saat May Day 2026
Sementara itu, Polrestabes Makassar mulai mematangkan persiapan pengamanan jelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat, 1 Mei 2026.
Ribuan personel gabungan siap mengawal aksi unjuk rasa yang diperkirakan akan memadati sejumlah titik strategis di Kota Makassar.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memastikan pihak kepolisian akan melayani penyampaian aspirasi tersebut agar berjalan tertib.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pimpinan DPRD Sulawesi Selatan,” ujar Arya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi lintas sektor sangat krusial demi menjaga ketertiban umum selama agenda tahunan buruh berlangsung.
Polisi juga mengapresiasi kelompok buruh yang menggelar kegiatan positif seperti donor darah dan bakti sosial menjelang hari puncak.
Buruh Gelar Aksi Damai Tanpa Bakar Ban
Sejumlah serikat pekerja telah menyerahkan surat pemberitahuan aksi (SPA) secara resmi kepada pihak kepolisian.
Meski unjuk rasa diprediksi akan ramai, para buruh berkomitmen menjaga ketertiban selama menyampaikan tuntutan mereka di jalanan.
Peserta aksi menjamin tidak akan melakukan tindakan anarkis seperti pembakaran ban maupun penutupan jalan secara total.
“Mereka sudah menyatakan akan melaksanakannya dengan tertib dan menjamin tidak ada bakar ban,” tutur Arya.
Pihak kepolisian akan mengawal jalannya demonstrasi dengan pendekatan pelayanan agar perayaan hari besar buruh ini tetap kondusif bagi masyarakat umum.
Polisi telah memetakan titik-titik konsentrasi massa guna mencegah kemacetan panjang di pusat kota.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

