Diduga Transfer Jutaan Rupiah ke Terapis Pijat Plus-Plus, Anggota DPRD Sumut Bungkam

Jurnalis: Agung Wahyudi
Kabar Baru, Medan – Seorang anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) berinisial S menjadi sorotan setelah beredar dugaan bahwa ia mengirimkan uang jutaan rupiah kepada seorang wanita. Wanita tersebut diduga bekerja sebagai terapis di salah satu tempat pijat plus-plus atau SPA di Kota Medan.
Hingga berita ini tayang, sang legislator memilih bungkam. S berkali-kali mengabaikan upaya konfirmasi dari awak media, baik telepon maupun pesan singkat via WhatsApp.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, S merupakan anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Sumatra Utara bagian timur. Pria yang juga terkenal sebagai pengusaha sukses di kampung halamannya ini merupakan kader dari salah satu partai politik berwarna logo biru. Selain bukti transfer uang, beredar pula tangkapan layar percakapan WhatsApp yang menunjukkan kedekatan hubungan antara keduanya.
Dugaan skandal ini memicu reaksi keras dari Komunitas Cinta Indonesia (KCI). Ketua KCI, Moh Aldy Maulana, menyampaikan kekecewaan mendalam atas perilaku oknum wakil rakyat yang diketahui sudah memiliki keluarga tersebut. Menurut Aldy, tindakan S telah mencoreng kehormatan dan nama baik institusi DPRD Sumut.
“Kami sangat kecewa. Tindakan ini jelas merusak nama baik DPRD Sumut yang seharusnya menjadi tempat penyaluran aspirasi masyarakat, bukan panggung untuk memamerkan gaya hidup menyimpang,” ujar Moh Aldy Maulana di Medan.
Aldy mendesak agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumut segera turun tangan untuk memeriksa dugaan pelanggaran etik ini. Ia menilai perlu ada sanksi tegas bagi anggota dewan yang terbukti melakukan tindakan tidak terpuji demi menjaga moralitas institusi negara.
“Menjadi wakil rakyat itu amanah yang besar. Sangat memalukan jika kepentingan rakyat di Dapil justru dikesampingkan demi kesenangan pribadi. Ini sudah tidak masuk akal,” tegas Aldy.
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
Kita Notice
Warta IDN
Radar Baru
Seedbacklink
