Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Buntut Kecelakaan Maut di Ujung Batu, Kepercayaan Publik Terhadap Pengelola PT Agrinas Runtuh

Compress_20230302_095713_3328-768x598
Foto ilustrasi Tragedi kecelakaan maut.

Jurnalis:

kabarbaru, Rokan Hulu – Tragedi kecelakaan maut yang melibatkan armada pengangkut buah kelapa sawit PT Agrinas di Lubuk Jambu, Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, masih menyisakan duka mendalam sekaligus memantik amarah masyarakat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Meski kasus hukum dari insiden tersebut dikabarkan telah berakhir damai, luka sosial di tengah warga justru kian menganga akibat sikap tidak berempati dari pihak pengelola angkutan.

Peristiwa yang merenggut nyawa ini menjadi peringatan keras bagi manajemen armada. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengelolaan seluruh armada angkutan kelapa sawit milik perusahaan berpelat merah tersebut dipegang penuh oleh seorang pengelola tunggal berinisial MD. Diketahui, operasional armada ini berbasis di Kabupaten Kampar namun melintasi jalur logistik di wilayah Rokan Hulu.

Menyikapi hal tersebut, tokoh masyarakat Rokan Hulu, Chandra Karunia, angkat bicara. Ia mendesak pihak direksi perusahaan untuk segera melakukan evaluasi total terhadap jajaran pengelolanya. Menurut Chandra, kepercayaan yang diberikan kepada MD sudah tidak layak lagi untuk dipertahankan.

“Masyarakat melihat MD tidak pantas mengemban amanah tersebut. Ini sejalan dengan banyaknya laporan warga bahwa truk-truk armada yang berada di bawah kendalinya cenderung ugal-ugalan saat melintasi jalanan Rokan Hulu,” ujar Chandra dengan nada tegas, Kamis (28/5/2026).

Hal yang paling menyakiti perasaan warga adalah sikap abai yang ditunjukkan oleh sang pengelola tunggal pasca-insiden berdarah tersebut. Hingga saat ini, MD dilaporkan sama sekali belum pernah datang menemui keluarga korban, bahkan sekadar untuk menyampaikan ucapan belasungkawa, meski supir truk dan tokoh muda Rokan Hulu Daman Huri Lubis mendatangi korban, namu Sikap dingin pengelola armada ini dinilai menjadi catatan hitam yang mencederai nilai kemanusiaan publik Rohul.

Warga memperingatkan agar pergantian pengelola dan pembenahan sistem angkutan ini dieksekusi secepat mungkin demi menjaga kondusivitas wilayah. Hal ini penting dilakukan sebelum kekecewaan mendalam masyarakat Rokan Hulu berubah menjadi aksi massa atau gejolak di lapangan yang tidak diinginkan.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store