Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Kantongi Bukti, KPK Buru Pihak yang Mencoba Rintangi Kasus Bea Cukai

Desain tanpa judul - 2026-05-25T091252.727
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo (Foto: MI).

Jurnalis:

Kabar Baru, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya upaya dari pihak-pihak tertentu untuk merintangi proses penyidikan dugaan kasus korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Lembaga antirasuah tersebut kini bahkan telah mengantongi identitas para pihak yang diduga kuat terlibat.

Penyidik KPK memperoleh identitas tersebut dari barang bukti catatan dan elektronik saat menggeledah rumah pengusaha asal Semarang, Heri Setiyono alias Heri Black.

“Temuan ini akan kami ekstrak secara lebih lengkap, baik barang bukti elektronik maupun dokumen dalam bentuk catatan-catatan, termasuk juga dokumen yang berkaitan dengan importasi barang tersebut,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Jakarta, Senin (25/05/2026).

KPK Akan Panggil Pihak Eksternal

Budi menegaskan bahwa tim penyidik akan segera melayangkan surat pemanggilan kepada pihak-pihak yang terindikasi ikut campur dalam menghalangi jalannya hukum berdasarkan barang bukti baru ini.

KPK menaruh perhatian serius terhadap pergerakan pihak luar yang mencoba mengintervensi kasus korupsi di lingkungan kepabeanan tersebut.

“Termasuk soal informasi pihak-pihak eksternal yang berupaya untuk mengondisikan penanganan perkara di KPK ini. Dari kegiatan penggeledahan ini, setelah itu penyidik pasti akan menjadwalkan untuk pemeriksaan para saksi,” terang Budi.

Namun, saat wartawan menanyakan identitas spesifik selain Heri Black—yang merupakan bos PT Putra Srikaton Logistics (PSL) sekaligus pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK) di Pelabuhan Tanjung Emas—Budi masih enggan membeberkan nama-nama lain demi kelancaran penyidikan.

Penggeledahan dan Penyitaan Kontainer

Langkah penggeledahan rumah Heri Black sendiri bergulir setelah bos PPJK tersebut mangkir dari panggilan pemeriksaan tim penyidik KPK pada Jumat (08/05/2026) kemaren.

Selain menyasar kediaman Heri Black, penyidik KPK bergerak cepat menggeledah dan menyita kontainer milik importir yang memiliki afiliasi dengan Blueray.

Kontainer-kontainer misterius tersebut saat ini berada di Pelabuhan Tanjung Emas.

Penyitaan itu berjalan lantaran pemilik kontainer kedapatan membiarkan barangnya teronggok lebih dari 30 hari tanpa mengajukan dokumen pemberitahuan impor barang resmi ke pihak bea cukai.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store