Kuota Ludes dalam 8 Hari, Program Mudik Gratis 2026 Purwakarta Diserbu Warga

Jurnalis: Deni Aping
Kabar Baru, Purwakarta – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta kembali menggelar program mudik gratis tahun 2026 dengan menyiapkan empat armada bus besar bagi masyarakat.
Tingginya minat warga membuat kuota sebanyak 236 kursi habis hanya dalam waktu delapan hari sejak pendaftaran dibuka.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan yang juga Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta, Indra Wijayakusuma, mengatakan seluruh armada telah dibagi ke dalam dua jalur perjalanan, yakni jalur utara dan jalur selatan.
“Total ada empat bus besar yang kami siapkan. Dua bus untuk jalur utara dan dua bus untuk jalur selatan,” ujar Indra.
Untuk jalur utara, perjalanan akan berakhir di Semarang, dengan titik pemberhentian di sejumlah kota yang dilintasi seperti Brebes, Pemalang, dan Tegal. Sementara itu, jalur selatan memiliki tujuan akhir Banyumas atau Purwokerto.
Setiap bus berkapasitas 59 penumpang, sehingga total daya angkut mencapai 236 orang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui media sosial resmi Dishub dan dibuka sejak 12 Februari 2026. Sebelum masa penutupan pada 20 Februari, seluruh kursi telah terisi.
“Kurang lebih delapan hari kuota sudah terpenuhi,” ungkapnya.
Rencananya, para pemudik akan diberangkatkan pada Senin, 16 Maret 2026. Pelepasan peserta dilakukan secara simbolis oleh Bupati Purwakarta bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Dishub.
Sebelum keberangkatan, seluruh peserta diwajibkan melakukan registrasi ulang untuk memastikan kelengkapan administrasi. Pada hari pemberangkatan, panitia juga akan melakukan verifikasi akhir dengan mencocokkan tiket dan data penumpang.
Indra menjelaskan, kemungkinan pergantian peserta tetap terbuka apabila terdapat pendaftar yang berhalangan berangkat. Pergantian dapat dilakukan oleh anggota keluarga atau calon pemudik lain sesuai ketentuan panitia.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan potensi kemacetan serta risiko kecelakaan lalu lintas menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dishub mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum yang dinilai lebih aman dibandingkan kendaraan roda dua.
“Harapannya masyarakat memilih angkutan umum karena relatif lebih aman, terutama untuk perjalanan jarak jauh,” kata Indra.
Selain fasilitas transportasi tanpa biaya, peserta juga akan mendapatkan makanan ringan untuk berbuka puasa selama perjalanan, mengingat keberangkatan berlangsung pada bulan Ramadan.
Indra mengakui program serupa juga diselenggarakan oleh sejumlah perusahaan, BUMN, hingga Kementerian Perhubungan. Meski demikian, ia menilai kehadiran pemerintah daerah tetap penting sebagai wujud kepedulian terhadap warga Purwakarta.
Untuk tahun ini, kuota tidak dapat ditambah karena telah disesuaikan dengan pagu anggaran dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dishub. Namun, melihat tingginya animo masyarakat, pihaknya membuka peluang penambahan armada dan kursi pada pelaksanaan tahun mendatang.
“Ini menjadi langkah awal. Mudah-mudahan ke depan bisa kami tingkatkan, baik dari sisi jumlah armada maupun kuota peserta,” ujarnya.
Ia berharap program mudik gratis dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus mendapat dukungan pimpinan daerah serta alokasi anggaran yang memadai, demi menjamin keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat saat musim mudik dan arus balik. ***
Insight NTB
Suara Time
Lens IDN
Daily Jogja
Jalan Rakyat
Idealita News
AYO Nusantara
Seedbacklink

