Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

MUI Kalbar Teguhkan Peran Ulama Jaga Keharmonisan dan Lingkungan

20251130_083323
20251130_083323.

Jurnalis:

Kabar Baru, Pontianak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Barat secara resmi membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Tahun 2025 dengan tema “Meneguhkan Peran Ulama dalam Memelihara Keharmonisan Umat dan Kelestarian Lingkungan” di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (29/11/2025).

Ketua Panitia Mukerda, Dr. Zulkifli, MA., mengatakan bahwa dalam laporannya memaparkan data yang memprihatinkan terkait kondisi alam Kalimantan Barat. Ia menyebutkan bahwa tutupan hutan Kalbar menyusut drastis dari 13 juta hektare pada tahun 2000 menjadi hanya tersisa sekitar 4,9 juta hektare pada tahun 2020.

Jasa Penerbitan Buku

“Deforestasi yang terus terjadi telah menggerus hutan tropis Kalbar. Ini bukan sekadar bencana alam, tetapi bencana ekologis yang berdampak pada perubahan iklim dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Zulkifli.

Selain itu, Zulkifli menjelaskan bahwa MUI Kalbar memandang perlu adanya perspektif ulama dalam upaya penyelamatan lingkungan (ekoteologi). Fungsi Ulama dan Harapan Fasilitas Sekretariat

Ketua Umum MUI Kalbar, Dr. KH. Basri Har, dalam sambutannya menegaskan kembali empat fungsi utama MUI: sebagai pelayan umat (khadimul ummah), pelindung umat (himayatul ummah), penguat pemberdayaan umat, dan mitra pemerintah (shodiqul hukumah).

“Ulama dan umara adalah dua kelompok yang jika harmonis, maka baiklah manusia. Namun jika keduanya tidak cocok, maka itu awal kerusakan,” tegas KH. Basri Har.

Dalam kesempatan tersebut, Basri Har juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan kantor sekretariat yang representatif. Ia berharap Pemerintah Provinsi dapat memfasilitasi hal tersebut mengingat selama ini aktivitas MUI Kalbar sering kali terkendala fasilitas fisik yang kurang memadai.

“Semoga Allah membukakan hati pemerintah daerah untuk bisa menyiapkan kantor pada masa yang akan datang, agar monitoring dan evaluasi kinerja organisasi bisa lebih maksimal,” ungkapnya.
Respon Pemprov Kalbar.

Pj Gubernur Kalbar yang diwakili oleh Asisten III Administrasi dan Umum, Drs. H. Alfian Salam, MM, menyambut baik aspirasi MUI. Ia menyatakan bahwa Pemprov tidak akan melepaskan peran MUI dan akan segera menginventarisir aset daerah yang bisa dimanfaatkan.

“Terkait fasilitas kantor, Pak Gubernur tetap membuka ruang komunikasi. Kami sedang menginventarisir, termasuk rencana pemanfaatan gedung PKBI yang tanahnya milik Pemprov. Ini perlu dikomunikasikan lebih intens secara teknis,” jelas Alfian.

Alfian juga mengapresiasi tema lingkungan hidup yang diangkat MUI, karena selaras dengan visi Pemprov Kalbar untuk mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Ketua Bidang Ukhuwah MUI Pusat, Dr. H. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc, MA, yang hadir mewakili Ketua Umum MUI Pusat, menekankan bahwa kekuatan utama MUI terletak pada komunikasi yang elegan.

“MUI mungkin tidak punya uang di kas, tapi uang MUI ada di mana-mana, tinggal bagaimana mengambilnya melalui komunikasi. Kami di pusat siap menjembatani MUI Kalbar dengan kementerian terkait, terutama untuk program lingkungan hidup,” ujar Zaitun Rasmin.

Deklarasi dan Peluncuran Buku
Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi MUI Kalbar yang dipimpin oleh Dr. Lukman Hakim. Deklarasi tersebut memuat empat komitmen: menjaga ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah (NKRI), ukhuwah basyariyah (kemanusiaan), serta menjaga kelestarian lingkungan.

Adapun isi deklarasi MUI Kalbar
DEKLARASI MAJELIS ULAMA INDONESIA KALIMANTAN BARAT

Dengan memohon pertolongan Allah SWT, kami menyatakan komitmen:

1. Menjaga ukhuwah Islamiyah, dengan memperkuat persaudaraan dan harmoni umat Islam di Kalimantan Barat.

2. Menjaga ukhuwah wathaniyah, dengan mengutamakan persatuan dan keutuhan masyarakat Kalimantan Barat dalam bingkai NKRI.

3. Menjaga ukhuwah basyariyah, dengan menghormati martabat setiap manusia dan memperkuat toleransi antarwarga di Kalimantan Barat.

4. Menjaga lingkungan, dengan mendorong perilaku yang bertanggung jawab dan menjaga kelestarian alam Kalimantan Barat sebagai amanah Allah SWT.

Kabarbaru Network

https://beritabaru.co/

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store