Berita

 Network

 Partner

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store

Percepatan Jalan Tulabolo Pinogu Dinilai Kunci Pemerataan Pembangunan

file_000000009d7c820796066d7b17c74f42
Gambar Ilustrasi.

Jurnalis:

Kabar Baru, Gorontalo– Anggota DPRD Kabupaten Bone Bolango, Riska Puspitasari Mohamad, mendesak percepatan pembangunan Jalan Tulabolo-Pinogu agar tidak berhenti pada forum koordinasi atau sekadar menjadi agenda seremonial. Menurutnya, akses jalan tersebut merupakan kebutuhan mendasar masyarakat Pinogu yang harus segera diwujudkan melalui pekerjaan nyata di lapangan.

Pernyataan itu disampaikan Riska saat menghadiri Forum Koordinasi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan Tulabolo-Pinogu di Hotel Aston Kota Gorontalo, Senin (24/8/2026).

“Tanggapan saya pada kegiatan akses jalan Pinogu dinilai sangat positif. Harapan saya tentunya percepatan akses jalan Tulabolo-Pinogu harus cepat dilaksanakan, jangan hanya sebatas seremonial,” tegas Riska.

Ia menilai pembangunan jalan bukan sekadar untuk memperlancar lalu lintas kendaraan, tetapi menyangkut akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi.

Menurutnya, keterbatasan akses selama ini menjadi salah satu hambatan utama yang memengaruhi kualitas hidup warga Pinogu. Jalan yang layak diyakini mampu membuka peluang ekonomi sekaligus mempercepat masyarakat menjangkau berbagai layanan publik.

“Dari sisi kemanusiaan, tingkat kemiskinan, ekonomi, pelayanan yang maksimal berupa fasilitas kesehatan dan sekolah ataupun kepentingan masyarakat itu sendiri, semuanya membutuhkan akses yang baik,” ujarnya.

Riska menjelaskan bahwa persoalan akses memiliki keterkaitan erat dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Ketika mobilitas terbatas, distribusi kebutuhan pokok menjadi lebih sulit, aktivitas perdagangan terhambat, dan masyarakat kesulitan memperoleh pelayanan pemerintah secara optimal.

Karena itu, ia memandang pembangunan Jalan Tulabolo-Pinogu sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Bone Bolango.

Riska juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat hingga pembangunan benar-benar terealisasi.

“Pinogu ini sudah tidak masuk daerah terpencil. Maka dari itu saya terus mendorong dan mengawal apa yang menjadi impian dari masyarakat Pinogu itu sendiri,” katanya.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan seluruh pemangku kepentingan tidak berhenti pada penyamaan persepsi semata. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian mengenai tahapan pelaksanaan pembangunan, termasuk langkah konkret yang akan diambil setelah forum koordinasi selesai.

Bagi Riska, keberhasilan forum tidak diukur dari terselenggaranya pertemuan, melainkan dari kebijakan dan pekerjaan nyata yang dihasilkan.

Ia menambahkan bahwa pembangunan jalan akan memberikan efek berantai bagi masyarakat. Akses yang terbuka akan mempermudah distribusi hasil produksi, memperkuat aktivitas perdagangan, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan kemudahan masyarakat mengakses fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Karena itu, ia meminta pembangunan Jalan Tulabolo-Pinogu ditempatkan sebagai kebutuhan strategis masyarakat, bukan sekadar proyek infrastruktur.

“Jangan hanya sebatas seremonial,” pungkasnya, menegaskan harapan agar masyarakat Pinogu segera merasakan manfaat nyata dari pembangunan akses yang telah lama dinantikan.

Kabarbaru Network

About Our Kabarbaru.co

Kabarbaru.co menyajikan berita aktual dan inspiratif dari sudut pandang berbaik sangka serta terverifikasi dari sumber yang tepat.

Follow Kabarbaru

Get it on Google play store
Download on the Apple app store